Akurat

Kultum Ramadhan, Ustadz Lufaefi: Tindakan Flexing Bertentangan dengan Ajaran Agama Islam

Lufaefi | 27 Maret 2024, 09:25 WIB
Kultum Ramadhan, Ustadz Lufaefi: Tindakan Flexing Bertentangan dengan Ajaran Agama Islam

AKURAT.CO Ustadz Lufaefi menuturkan bahwa flexing merupakan tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Hal ini ia sampaikan dalam tayangan Kultum Ramadhan Akurat.co episode 15, pada Selasa (26/2/2024).

Diawal tayangan ini, Ustadz Lufaefi terlebih dahulu menjelaskan mengenai tujuan ibadah puasa sebagaimana yang tercatat dalam salah satu ayat Al-Qur'an. Dalam ayat yang menjadi dalil perintah untuk berpuasa itu, dikatakan bahwa beribadah puasa bertujuan agar menjadikan manusia sebagai insan yang bertaqwa.

Insan yang bertaqwa ini tentu saja memiliki karakteristik-karakteristik di dalamnya. Salah satu karakteristik tersebut adalah menahan hawa nafsu untuk tidak menjalankan hal-hal yang dilarang oleh agama, seperti contohnya bertingkah laku sombong terhadap orang lain.

Seorang da'i nasional itu kemudian mengakitkan hal tersebut dengan fenomena yang kini tengah marak terjadi. Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia modern ini, terdapat sebuah istilah yang mengacu pada berbagai tindakan memamerkan harta ataupun pencapaian di media sosial. Istilah tersebut dikenal dengan flexing.

Baca Juga: Materi Kultum: Berkata Dusta Dapat Merusak Pahala Puasa

Pada umumnya, flexing dilakukan dengan tujuan mendapatkan apresiasi dari orang lain, hingga agar mendapatkan pandangan dari orang sekitar bahwa dirinya lebih baik dari siapapun.

"Dalam konteks agama Islam tentu tindakan seperti ini, tindakan yang diistilahkan dalam dunia modern dengan Flexing ini tentu bertentangan dengan agama Islam. Kenapa? Karena agama Islam megajarkan supaya umatnya tidak boleh berperilaku sombong, berperilaku merasa hebat sendiri dibandingkan yang lainnya" Ujar Ustadz Lufaefi dalam tayangan Kultum Ramadhan Akurat.co.

Selanjutnya, Ustadz Lufaefi menjelaskan bahwa Flexing merupakan tindakan yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan oleh Allah SWT melalui salah satu Firman-Nya.

"Janganlah memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi ini dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri." (QS. Luqman, 31:18).

Ayat di atas, lanjut Ustadz Lufaefi, secara tegas menginformasikan kepada manusia bahwa Allah SWT tidak menyukai sikap sombong. Selain itu, ayat di atas juga, para ulama yang menafsirkannya banyak mengutip nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.

Luqman Hakim sendiri merupakan salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW. Ia menasehati anaknya agar tidak berperilaku sombong, tidak menjalankan hal-hal yang membuat dirinya merasa lebih dari pada yang lainnya.

Baca Juga: Doa Puasa Ramadhan Hari ke-13, Agar Disucikan dari Perbuatan Keji

Pria yang juga berprofesi sebagai pimpinan redaksi kanal Keislaman Rahmah Akurat ini kemudian menuturkan bahwa para ulama juga menganjurkan umat muslim untuk bergaul dengan rasa tawadhu.

"Jadi hadapilah semua orang, bergaulah dengan semua orang dengan cara yang harmonis. Tidak merasa paling tinggi sendiri, tidak boleh merasa paling hebat sendiri." Ujarnya.

Sejalan dengan itu, lanjutnya, dalam sebuah riwayat hadits dikatakan bahwa orang-orang yang sombong tidak akan bisa masuk surga ataupun hanya mencium wanginya saja. Dalam hadits tersebut bahkan dikatakan bahwa orang yang memiliki sifat sombong tidak akan diperkenankan masuk syurga, meskipun sikap sombong dalam dirinya hanya sebesar biji zarah.

"Kita di zaman digital ini harus berhati-hati dalam bermain sosial media. Jangan sampai kita meng-upload, menstatus yang itu menunjukkan bahwa kita memiliki harta yang lebih, memiliki kekayaan-kekayaan yang tidak dimiliki orang lain sehingga kita patut di apresiasi. Ini adalah dosa besar yang kelak akan dipertanggungjawabkan" Jelasnya.

Kultum Ramadhan Akurat.co tayang setiap pukul 17.30 WIB melalui kanal YouTube resmi Akurat.co. Program ini merupakan program hasil kerjasama antara Akurat.co dengan Jamkrindo dan Bank Syariah Indonesia(BSI) untuk menemani Ramadhan masyarakat Indonesia.

Profil Ustaz H. Lufaefi, M.Ag.

- Da'i Nasional
- Alumnus Ponpes Khas Kempek Cirebon
- Alumnus Universitas PTIQ Jakarta
- Redaktur Kanal Keislaman Rahmah Akurat.co
- Dosen STAINI Parung Bogor
- Penulis Buku "Nasionalisme Qur'ani"
- Penulis Buku "Mencintai Islam Mencintai Indonesia"
- Penulis Buku "Buanglah Khilafah Pada Tempatnya"
- Petugas Haji PPIH Arab Saudi 2023 Layanan Media Center Haji

Ustadz Lufaefi dapat ditemukan melalui laman Instagram pribadinya, yaitu @lufaefi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi