Akurat

Materi Kultum: Memperkuat Kehadiran Al-Quran di Pertengahan Ramadhan

Fajar Rizky Ramadhan | 25 Maret 2024, 14:55 WIB
Materi Kultum: Memperkuat Kehadiran Al-Quran di Pertengahan Ramadhan

AKURAT.CO Membaca Al-Quran adalah salah satu amalan mulia di bulan suci Ramadhan. Bahkan, pahalanya dilipatgandakan sebanyak 10 kali, sehingga pahala pembaca Al-Quran tidak terhitung besarnya.

Namun kadang, di pertengahan bulan Ramadhan, sebagian dari umat Islam justru malas untuk membaca dan mentadabburi Al-Quran. Semangatnya berbeda dengan awal puasa Ramadhan.

Berikut di bawah ini materi kultum Ramadhan tentang upaya memperkuat kehadiran Al-Quran di pertengahan bulan suci Ramadhan.

Materi Kultum: Memperkuat Kehadiran Al-Quran di Pertengahan Ramadhan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan kita kesempatan untuk menjalani ibadah di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Di pertengahan Ramadan, seringkali semangat kita dalam memperkuat kehadiran Al-Quran mulai mengendur. Namun, mari kita mengambil momentum ini untuk meningkatkan lagi hubungan kita dengan Al-Quran, sebagai petunjuk hidup yang utama.

Baca Juga: Materi Kultum: Mengatasi Rasa Capek Fisik dan Mental di Pertengahan Ramadhan

Pertama-tama, marilah kita renungkan hadits Rasulullah SAW tentang pentingnya Al-Quran dalam kehidupan kita:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ"

Artinya: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

Hadits ini menggarisbawahi pentingnya mempelajari dan mengajarkan Al-Quran. Tidak hanya sekadar membaca, tapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendapat ulama tentang memperkuat kehadiran Al-Quran di pertengahan Ramadan juga sangat berharga. Imam Al-Ghazali, salah satu ulama besar dalam sejarah Islam, menyatakan bahwa memperkuat kehadiran Al-Quran tidak hanya terbatas pada membaca, tetapi juga pada pemahaman dan pengamalan isinya dalam kehidupan kita sehari-hari. Beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Quran sebagai pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan.

Selain itu, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah juga menegaskan bahwa Al-Quran adalah obat bagi hati yang tersesat dan cahaya bagi jiwa yang gelap. Oleh karena itu, di pertengahan Ramadan, kita perlu memperkuat kehadiran Al-Quran dalam hati dan pikiran kita agar dapat menjaga semangat ibadah dan meningkatkan kualitas spiritual kita.

Dengan demikian, di pertengahan Ramadan ini, mari kita tingkatkan lagi kehadiran Al-Quran dalam kehidupan kita. Mulailah dengan membaca, memahami, dan mengamalkan ayat-ayat-Nya setiap hari.

Baca Juga: Materi Kultum: Keutamaan Shalat Tarawih di Pertengahan Bulan Ramadhan

Jangan biarkan kesibukan atau kelelahan menghalangi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui Al-Quran.

Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita semua untuk terus menguatkan hubungan kita dengan Al-Quran, sehingga kita bisa meraih keberkahan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.