Tata Cara Membaca Yasin Tiga Kali, Salah Satu Amalan di Malam Nisfu Sya’ban

AKURAT.CO Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam mulia yang jatuh setiap tanggal 15 Sya’ban. Tahun ini, pertengahan bulan Sya’ban itu jatuh pada tanggal 24 Februari 2024 mendatang.
Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam istimewa yang ditunggu-tunggu kedatangannya oleh umat muslim. Sebab malam Nisfu Sya’ban menjadi malam yang dipenuhi oleh ampunan, berkah, serta karunia dari Allah SWT. Oleh sebab itu, untuk menyambut malam yang mulia ini, terdapat berbagai amalan yang dianjurkan.
Salah satu amalan tersebut adalah membaca surat Yasin sebanyak tiga kali. Amalan ini menjadi amalan yang kerap dilaksanakan oleh umat muslim di beberapa wilayah di Indonesia.
Baca Juga: 10 Nama Lain Malam Nisfu Syaban, Malam yang Penuh Berkah
Lalu bagaimana tata cara membaca surat Yasin di malam Nisfu Sya’ban?
Surat Yasin merupakan surat ke 36 dalam Al-Qur’an. Pada malam Nisfu Sya’ban, surat ini dibaca sebanyak tiga kali setelah melaksanakan shalat Maghrib. Surat Yasin dibaca secara keseluruhan dengan tiga niat yang berbeda-beda, yaitu:
1. Surat Yasin pertama diniatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar dipanjangkan umur untuk senantiasa beribadah kepada-Nya.
2. Surat Yasin kedua diniatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan reseki yang halal sebagai bekal dalam beribadah kepada Allah.
3. Surat Yasin ketiga diniatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan keteguhan iman, serta istiqomah dalam kebenaran dan kebaikan hingga akhir hayat.
Dalam melaksanakan amalan ini, dianjurkan membaca doa malam Nisfu Sya’ban setiap selesai membaca surat Yasin. Adapun doa tersebut adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلالِ وَالإِكْرَامِ يَاذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلا أَنْتَ ظَهَرَ اللأَجِينَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِينَ وَأَمَانَ الخَائِفِينَ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقْتَرًا عَلَى فِي الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاقْتَارَ رِزْقِي وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ الهِي بِالتَّجَلِي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَ يُبْرَمُ اصْرِفْ عَنِّي مِنَ البَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلامُ الغُيُوبِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Baca Juga: Keutamaan Puasa Nisfu Sya'ban, Penting untuk Diketahui Orang Islam
Artinya: “"Ya Allah Tuhanku, wahai Yang memiliki anugerah dan tiada yang memberi anugerah kepadaMu, wahai Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan, wahai yang mempunyai kekuasaan dan yang memberi nikmat, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, tempat bernaung bagi orang-orang yang mengungsi, tempat berlindung bagi orang-orang yang memohon perlindungan dan tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan.
Ya Allah Tuhanku, jika Engkau telah menetapkan diriku di dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) yang berada di sisiMu sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir atau disempitkan rezekinya sudilah kiranya Engkau menghapuskan.
Ya Allah Tuhanku, berkat karunia-Mu apa yang ada dalam Ummul Kitab yaitu perihal diriku sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir dan sempit rezeki. Dan sudilah kiranya Engkau menetapkan di dalam Ummul Kitab yang ada di sisiMu agar aku menjadi orang yang berbahagia, mendapat rezeki yang banyak lagi beroleh kesuksesan dalam segala kebaikan karena sesungguhnya Engkau telah berfirman di dalam kitabMu dan firman-Mu adalah benar yang diturunkan melalui lisan Nabi yang Engkau utus. Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di sisi-Nya ada Ummul Kitab.
Ya Tuhanku, berkat penampilan yang Mahabesar (dari rahmatMu) pada malam pertengahan bulan Syaban yang mulia ini diperincikanlah segala urusan yang ditetapkan dengan penuh kebijaksanaan. Sudilah kiranya Engkau menghindarkan diriku dari segala bencana yang aku ketahui dan yang tidak ku ketahui serta yang lebih Kau ketahui (daripadaku), dan Engkau Maha Mengetahui segala yang gaib, berkat rahmat-Mu wahai yang maha penyayang di antara para penyayang.
Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga Dia melimpahkan salam sejahtera (kepada mereka)."
Demikian tata cara membaca surat Yasin sebanyak tiga kali di malam Nisfu Sya’ban. Selain membaca surat Yasin, sebaiknya diikuti dengan amalan-amalan lain seperti melaksanakan shalat malam dan memperbanyak istighfar, sebab malam Nisfu Sya’ban merupakan moment untuk berburu pahala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










