Akurat Logo

Pesan Rasulullah untuk Menjaga Lingkungan, Salah Satunya Bisa Menjadi Sedekah

Fajar Rizky Ramadhan | 26 Januari 2024, 14:54 WIB
Pesan Rasulullah untuk Menjaga Lingkungan, Salah Satunya Bisa Menjadi Sedekah

AKURAT.CO Rasulullah menjadi teladan terbaik dalam berbagai hal. Termasuk pesan Rasulullah untuk menjaga lingkungan.

Pesan Rasulullah untuk menjaga lingkungan diisyaratkan dalam berbagai sumber, baik Al-Quran, Hadits maupun riwayat-riwayat lainnya.

Pesan Rasulullah untuk menjaga lingkungan mestinya harus menjadi perhatian bagi semua umat Islam di mana pun.

Salah satunya dalam al-Baqarah [2] ayat 11, Allah melarang manusia mengeksploitasi alam yang menimbulkan kerusakan di muka bumi. Allah berfirman;

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِۙ قَالُوْٓا اِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُوْنَ

Artinya: "Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.”

Baca Juga: Pembangunan Berkelanjutan dalam Pandangan Rasulullah

Ayat di atas jelas bahwa Allah melarang manusia untuk berbuat kerusakan di muka bumi, termasuk dengan merusak lingkungan.

Hal yang lain juga dikatakan Imam Qurthubi bahwa manusia dilarang untuk melakukan kerusakan baik yang kecil maupun yang besar di muka bumi ini.

فِيهِ مَسْأَلَةٌ وَاحِدَةٌ وَهُوَ أَنَّهُ سُبْحَانَهُ نَهَى عَنْ كُلِّ فَسَادٍ قَلَّ أَوْ كَثُرَ بَعْدَ صَلَاحٍ قَلَّ أَوْ كَثُرَ. فَهُوَ عَلَى الْعُمُومِ عَلَى الصَّحِيحِ من الأقوال. وقال الضحاك: معناه لا تعوروا الْمَاءَ الْمَعِينَ، وَلَا تَقْطَعُوا الشَّجَرَ الْمُثْمِرَ ضِرَارًا.

Artinya; "Ini berisi satu masalah, dan itu adalah bahwa Allah melarang memperbuat kerusakan baik yang kecil atau pun besar. Dan berkata Dhahak; Maha Suci-Nya, melarang setiap kerusakan, apakah itu lebih besar atau lebih kecil, setelah kebenaran, katakan sedikit atau lebih. Hal ini umumnya benar dalam ucapan. Dan berkata Dhahhak; maknanya adalah jangan mengotori sumber mata air, jangan memotong pohon buah yang tengah berbuah yang bisa menimbulkan kerusakan."

Baca Juga: Hukum Melakukan Intimidasi Demi Urusan Politik, Ini Ancaman Rasulullah Terhadap Tindakan Merusak Masyarakat Tersebut

Nabi juga bersabda;

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلَّا كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَتْ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَلَا يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلَّا كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ

Artinya: "Tak satupun seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi pahala sedekah baginya, dan yang dicuri orang lain akan bernilai sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang menguranginya, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya.” (HR. Muslim).

Itulah pesan Rasulullah untuk menjaga lingkungan, terutama disebut dalam beberapa riwayat. Nabi menyatakan salah satunya bahwa menjaga lingkungan adalah bentuk sedekah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.