Mengenal 4 Gunung yang Pernah Disinggahi Para Nabi

AKURAT.CO Setiap Nabi dan Rasul dalam perjalanan hidupnya pasti singgah di gunung. mulai dari Nabi Adam yang bertemu Siti Hawa di bumi, hingga momen ketika Nabi Muhammad menerima wahyu pertama kali.
Tugas utama Nabi Muhammad sebagai rahmat bagi semesta alam adalah menyempurnakan akhlak manusia.
Meskipun misi tersebut mulia, Rasulullah SAW menghadapi banyak tantangan dan hambatan yang mengancam nyawanya selama perjalanan.
Beberapa tempat pun menjadi sangat berarti, menjadi saksi perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW, seperti Jabal Nur, Jabal Uhud, Jabal Tsur, dan Jabal Rahmah.
Keempat gunung ini kini dianggap sangat bernilai dan menjadi tempat yang wajib dikunjungi umat Muslim saat menjalankan ibadah haji atau umrah.
Kunjungan ke gunung-gunung ini memberikan pengalaman spiritual kepada umat Muslim, membuat mereka merasakan kehadiran Rasulullah SAW secara lebih dekat.
Baca Juga: Bolehkan Seorang Muslim Pilah-pilih dalam Pertemanan?
Berikut sebagian gunung-gunung yang pernah disinggahi Nabi dan Rasul, beserta keistimewaannya yang menjadi saksi dakwah para Nabi yang dirangkum dari berbagai sumber. Simak selengkapnya!
1. Jabal Rahmah
Setelah Nabi Adam dan Siti Hawa terusir dari surga, mereka dikabarkan bertemu di Jabal Rahmah, Arafah, di Jazirah Arab, meski ada beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai peristiwa ini.
Bagi umat Islam, Jabal Rahmah memiliki nilai sejarah penting. Tempat ini menjadi ikonik karena di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu terakhir ketika melaksanakan Haji Wada, haji terakhir beliau.
Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 70 meter, memudahkan akses karena butuh waktu sekitar 15 menit untuk mencapai puncaknya. Di sana juga berdiri sebuah monumen beton persegi empat dengan lebar sekitar 1,8 meter dan tinggi 8 meter.
2. Jabal Nur
Gunung ini terletak sekitar 7 kilometer dari Masjidil Haram dan menjadi tujuan utama yang sering didatangi di Kota Makkah.
Di Jabal Nur, terdapat Gua Hira, sebuah gua kecil yang diyakini oleh umat Muslim sebagai tempat di mana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertamanya dari Allah melalui Malaikat Jibril.
Jabal Nur adalah destinasi yang sangat penting dan menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi ketika melakukan ibadah umrah atau haji.
3. Gunung Ararat
Cerita mengenai bahtera Nabi Nuh telah menjadi topik perbincangan yang menarik bagi kalangan awam, arkeolog, dan sejarawan dunia.
Baca Juga: Hukum Manipulasi Suara dalam Pemilu Perspektif Islam
Meskipun hasil temuan mereka masih menjadi sumber kontroversi, upaya untuk mengungkap misteri di mana kapal Nuh terdampar terus berlanjut.
Sejumlah peneliti telah menemukan bukti yang dianggap valid tentang lokasi peninggalan kapal itu.
Melalui berbagai penelitian selama beratus-ratus tahun dan pengamatan dari foto satelit, satu situs yang diyakini sebagai jejak kapal Nuh terletak di pegunungan Ararat, Turki, dekat perbatasan Iran.
Pemerintah Turki mengklaim penemuan bangkai kapal pada 11 Agustus 1979 di wilayahnya, dan situs ini telah dibuka untuk umum, menjadi tujuan wisata.
Saat ini, Gunung Sabalan di Iran, yang terletak sekitar 300 km dari situs pertama, sedang dalam tahap penyelidikan.
4. Jabal Tsur
Jabal Tsur terletak di selatan Kota Makkah, memiliki ketinggian 458 meter dengan tiga puncak yang saling terhubung dan berdekatan. Mendaki ke puncaknya memerlukan waktu sekitar satu jam dengan medan yang terjal dan berbatu.
Di puncak gunung, terdapat sebuah gua dengan dua pintu masuk yang disebut Gua Tsur. Gua tersebut sangat sempit, hanya cukup untuk menampung tiga orang.
Pada masa lalu, Rasulullah SAW pernah bersembunyi di Gua Tsur dari kejaran kaum kafir Quraisy saat berhijrah dari Makkah ke Madinah. Saat itu, Rasulullah SAW ditemani oleh Abu Bakar Ash Shidiq.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










