5 Tips Meningkatkan Produktivitas Di Bulan Ramadan

AKURAT.CO Ramadan merupakan waktu untuk beribadah, dan berdoa kepada Allah SWT. Lantas, bagaimana kita bisa tetap produktiv dan memenuhi tujuan puasa kita disamping banyaknya gangguan yang dapat menghalangi kegiatan dan amalan ibadah kita? Antara merencanakan buka puasa , menghadiri undangan, dan mencari waktu untuk melakukan pekerjaan ekstra Ramadan bisa menjadi bulan yang sulit untuk tetap sesuai target dengan tujuan dan hal yang harus kita lakukan.
Puasa tidak diragukan lagi bahwa dapat menghapus segala dosa masa lalu kita dan melatih kita untuk bersabar. Dengan demikian puasa merupakan ibadah baik yang diperlukan jika kita ingin meraih kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat. Dinyatakan dalam Al-Quran:
اِنِّيْ جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوْٓاۙ اَنَّهُمْ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ
Artinya: “Sesungguhnya pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka. Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang.” (QS. Al-Mu'minun: 111).
Berikut adalah beberapa tips yang akan membantu kita tetap pada jalur untuk tujuan Ramadan kita dan meningkatkan produktivitas kita selama bulan Ramadan ini dengan penuh semangat:
1. Jangan buang waktu atau menunda-nunda.
Puasa sepanjang hari kerja merupakan tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang berpuasa di cuaca panas. Namun, ini juga berfungsi sebagai cara yang bagus untuk mempelajari kebiasaan kerja yang lebih baik. Saat kita berpuasa, tidak ada waktu untuk bermalas-malasan karena kita cenderung semakin lapar seiring berjalannya hari.
Salah satu kebiasaan yang bermanfaat adalah melakukan sesuatu tepat pada waktunya, karena menunda-nunda hanya berarti penderitaan.
Ramadan menjadi waktu favorit yang hanya dapat diaraskan setahun sekali, bulan dengan fokus dan pengawasan yang ketat dari Allah SWT pada setiap pikiran dan tindakan. Seperti lari maraton selama sebulan berturut-turut. Puasa Ramadan dengan dilakukannya pengawasan selama sebulan tersebut, Ini dapat membersihkan serta mengobati jiwa kita.
Gunakan waktu ini untuk mengingatkan diri sendiri bahwa pikiran dan tubuh jauh lebih mampu daripada yang kita hargai. Sarapan, makan siang, dan kopi menjadi renungan.
Ini juga waktu untuk meneliti bagaimana kita bertindak dan apa yang kita katakan kepada orang-orang di sekitar kita. Hanya mencoba untuk menjadi sedikit lebih baik di sekitar. Upaya kecil membuahkan hasil yang besar. Nantikan setiap tahunnya
2. Sesuaikan Niat Kita.
Salah satu tip mudah untuk meningkatkan produktivitas kita adalah meninjau dan menyesuaikan niat kita tentang apa Tindakan yang akan dilakukan dalam keseharian. Menyesuaikan niat dan berusaha untuk menyenangkan Allah SWT melalui amalan baik yang telah teguh kita pikirkan pasti akan berdampak besar dalam meningkatkan produktivitas kita. Dengan demikian, tidur kita di malam hari untuk sahur , pergi bekerja dan makan ifitar semuanya akan dihitung sebagai pahala perbuatan baik.
Ingat, setiap tindakan dinilai dari niatnya!
3. Manfaatkan waktu kita sebaik-baiknya.
Jika kita bekerja, Ramadan menjadi bulan di mana kita tetap berada di meja selama jam makan siang sehingga kita dapat menuntaskan pekerjaan lebih awal. Atau kita bisa proaktif dan menggunakan jam makan siang kita untuk membaca Al-Quran setiap hari, berzikir dan berdoa, atau bahkan berbelanja barang-barang yang mungkin kita perlukan keesokan harinya.
4. Lakukan evaluasi diri.
Di akhir pekan setiap hari minggu di bulan Ramadan, lakukan evaluasi kembali tingkat produktivitas kita. Apakah kita menyelesaikan tindakan sesuai yang telah dipikirkan kemarin-kemarin?
Jika tidak, maka apa yang menjadi penyebab terhalangnya itu? Mempunyai tanggung jawab yang penuh bilamana kita telah melanggar dari apa yang diharapkan. Membalas tindakan yang belum kita lakukan secara baik dengan dapat melakukannya di kemudian hari. Sepertihalnya nasihat Umar Ibn al-Khattab: “Bertanggung jawablah sebelum kamu dimintai pertanggungjawaban dan timbanglah perbuatanmu sebelum ditimbang untukmu”.
5. Mulailah membangun kebiasaan.
Menurut para ahli, dibutuhkan waktu 21 hari untuk membangun sebuah kebiasaan. Yang lain mengatakan lebih lama. Tepatnya berapa lama waktu yang dibutuhkan tidak terlalu penting. Intinya adalah, kita harus mendahulukan pekerjaan di depan, tidak boleh menunda-nunda maupun bermalas-malasan jika kita ingin kebiasaan tetap bertahan, jadi hal ini dapat lebih mudah memulainya di bulan Ramadan ini.
Apakah kita ingin mulai membaca lebih banyak Al-Quran setiap hari atau bangun untuk sholat malam, manfaatkan waktu Ramadan untuk mulai membentuk kebiasaan dan siapkan diri kita untuk sukses. Kesabaran dengan ibadah-ibadah ini pada akhirnya akan membuat kita lebih produktif dan yang terpenting akan berakhir di Jannah, insya Allah .
Kesimpulannya, daripada panik tentang tekanan Ramadan, cobalah mengambil peajaran dari segala hal yang ada di dalam Ramadan. Kita mungkin kesulitan untuk mengadopsi semua strategi ini, tetapi mengambil salah satu dari strategi tersebut pasti akan membuat perbedaan dalam meningkatnya nilai produktivitas kita.
Jadi mari tersenyum lebar di bulan Ramadan ini, perbarui niat kita dan pastikan Ramadan ini akan menjadi yang terbaik.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





