Orang Tua Wajib Tahu! Begini Tips Membantu Anak Ketika Puasa Ramadan

AKURAT.CO Meskipun dalam Islam puasa hanya diwajibkan bagi yang sudah mengalami pubertas, namun tak sedikit juga anak-anak yang belum pubertas juga ingin melakukan puasa selama Ramadan. Jika kita juga berencana ingin membuat anak-anak kita berpuasa untuk pertama kalinya di bulan Ramadan ini , maka kita perlu mengikuti beberapa tips agar mudah dan menyenangkan bagi mereka. Agar nantinya anak-anak kita dapat kesan yang baik di puasa pertamanya hingga menantikan puasa yang akan datang.
Mempersiapkan Ramadan adalah bagian terpenting dari puasa pertama anak-anak. Memahami dasar-dasar puasa menurut syariat Islam, mengetahui mengapa puasa itu dilaksanakan dan pahalanya. Begitulah yang harus diterapkan di awal, hanya ketika anak-anak Anda memiliki pemahaman yang jelas tentang puasa, dia akan terinspirasi untuk berpuasa.
Pengetahuan yang lengkap tentang adab puasa juga harus diajarkan, seperti berperilaku yang baik, membantu yang membutuhkan, menghindari berbicara berlebihan atau kata-kata kasar, salat tepat waktu, dan lain-lain. Pemahaman yang jelas harus diberikan tentang pentingnya sahur dan buka puasa juga. Bagaimana kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan saat Ramadan.
Nah ketika anak-anak sudah mengawali puasa dan mulai memasuki bulan puasa pertamanya. Hal pertama yang akan menjadi perubahan dalam hidupnya adalah mereka akan mengalami perubahan pola makan dan tidur.
Untuk memudahkan anak-anak dalam menjalankan ibadah puasanya, maka orang tua memiliki tanggung jawab untuk membantunya. Berikut tips yang dapat dilakukan orang tua dalam hal memudahkan anaknya berpuasa di bulan Ramadan:
1. Tidur lebih awal.
Usahakan Anak-anak diantar untuk dapat tidur lebih awal agar nantinya memastikan mereka dapat bangun tepat waktu untuk sahur. Ini juga akan mencegah mereka dari kurang tidur. Tidur yang tepat akan membantu mereka tetap penuh perhatian di kelas.
2. Beri asupan makanan yang sehat dan berenergi.
Sahur harus termasuk makanan yang sehat dan berenergi tinggi selain susu dan telur. Buat jus segar dan minuman sehat lainnya untuk anak agar tetap terhindar dari dehidrasi sepanjang hari. Konsumsi buah dan sayur sangat penting.
3. Bangun Komunikasi Anak saat Sahur.
Biarkan anak-anak dapat makan sahur dengan nyaman, tanpa terburu-buru Jadikan mereka senang dengan berbagi cerita tentang puasa pertama kita ataupun cerita dan pemahaman puasa yang lainnya. intinya bangun hubungan yang mengesankan ketika sahur, agar anak kita dapat antusias dengan puasa Ramadan.
4. Biarkan anak-anak tidur agak larut setelah sahur.
Delapan jam tidur malam dan tidur siang merupakan standar tidur yang dapat membantu mereka melewati hari.
5. Jadikan hari itu menyenangkan bagi mereka.
Libatkan mereka dalam berbagai ibadah seperti sedekah, memberi makan anak-anak miskin, dan berdoa bersama keluarga.
6. Batasi anak-anak dari latihan intensitas tinggi.
Ini mencegah membuat mereka lemah dan mengalami dehidrasi hingga dapat menyebabkan anak tidak kuat berpuasa. Sebisa mungkin ringankan kegiatan sehari-hari anak.
7. Libatkan anak-anak Anda dalam mempersiapkan Iftar.
Ajak dalam menyajikan makanan berbuka dan buat hidangan favorit mereka.
8. Berbuka paling dianjurkan dengan kurma dan air.
Makanan yang digoreng harus dihindari, usahakan beri makanan yang manis untuk berbuka anak seperti anjuran dari Rasulullah berbuka dengan kurma dan kalau tidak ada paling minimal dengan air. Bisa juga dengan membuat sup buatan sendiri yang dapat menyediakan mineral dan garam yang diperlukan.
9. Harus selalu sahur.
Anak-anak tidak boleh berpuasa tanpa melakukan sahur karena dapat membuat mereka lemah. Pada saat yang sama juga mereka harus menghindari makan berlebihan.
10. Tawarkan hadiah.
Berikan hadiah bagi anak-anak ketika berhasil menyelesaikan puasa, demikian dapat menjadi motivasi bagi mereka dalam melakukan puasa.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





