Keutamaan Hadir Awal Waktu Untuk Salat Jumat

AKURAT.CO Di antara adab menunaikan Salat Jumat adalah berangkat ke masjid lebih Awal. Bagi umat muslim yang hadir lebih awal untuk melaksanakan Salat Jumat maka dia akan mendapatakan keutamaan yang besar sekali dan itu sudah disampaikan oleh Rasullulah Shallallahu Alaihi wasallam.
Yang artinya: "Siapa saja yang berangkat Salat Jumat pada jam pertama maka seakan-akan berqurban dengan seekor unta. Siapa saja yang berangkat pada jam kedua maka seakan-akan berqurban dengan seekor sapi. Siapa saja yang berangkat pada jam ketiga seakan-akan berqurban dengan seekor kambing yang bertanduk. Siapa saja yang datang pada jam keempat maka seakan-akan berqurban dengan seekor ayam jantan. Siapa saja yang datang di jam kelima maka seakan-akan menghadiahkan sebutir telur. Setelah imam keluar, maka catatan amal ditutup, pena pencatat sudah diangkat dan para malaikat berkumpul di mimbar untuk mendengarkan zikir. Siapa saja yang datang setelah itu maka ia datang hanya untuk memenuhi hak salat dan tidak mendapatkan apa-apa", (HR. Al- Bukhari dan Muslim)
Hadir Awal Waktu Melaksanakan Salat Jumat
Para ulama ahli hadis berbeda pendapat mengenai hadis tersebut. Kesepakatan jumhur ulama dan para ulama Mazhab Syafii menganggap bahwa jam pertama yang dimaksud hadis tersebut yaitu datang di waktu pagi mulai dari terbitnya fajar.
Sedangkan menurut Imam Malik dan para ulama Mazhab Maliki, maksud dari jam pertama di hadis tersebut yaitu beberapa saat setelah tergelincirnya matahari.
Dari dua pendapat di atas, salah satu tokoh ulama yang terkemuka yaitu Imam An-Nawawi memberikan pendapat yang menengahi kedua pendapat yang berbeda tadi. Imam An Nawawi berpendapat bahwa kata tersebut bermakna berangkat secara umum. Semuanya sama saja, datang pagi, sore ataupun di waktu malamnya (sebelum pelaksanaan Salat Jumat) untuk Salat Jumat. Sebab, Nabi Muhammad SAW memberikan kabar bahwa malaikat mencatat orang yang datang pada jam pertama itu seperti orang yang berqurban seekor unta. Dan seterusnya. Apabila imam sudah keluar dan para jemaah sudah mengisi tiap barisan maka malaikat tak lagi mencatatnya. (Al- Nawawi, Syarh Al-Nawawi 'ala Muslim)
Ada juga yang berpendapat bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berangkat melaksanakan Salat Jumat ketika waktu tergelincirnya matahari. Itu berarti sudah lewat dari waktu yang sudah disebutkan dalam hadis di atas. Nah, di sini sudah jelas bahwa tidak ada masalah bagi orang-orang yang datang setelah tergelincirnya matahari.
Jadi ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya penyebutan jam di hadis tersebut yaitu sebagai dorongan supaya orang mau datang lebih awal dan meraih banyak keutamaan di waktu Salat Jumat seperti berzikir di masjid, itikaf dan menjalankan amal sunah lain seperti bisa duduk di barisan depan dan meraih keutamaanya, memperbanyak salawat dan seterusnya. Keutamaan ini terbatas, artinya kita bisa meraih keutamaan ini di saat sebelum Zuhur dan kalau sudah lewat waktu tersebut maka kita akan kehilangan untuk meraih keutamaan di waktu jum’at.
Ketika berada di Masjid hendaklah kita selalu menjaga hati, apalagi ketika kita melihat orang yang terlambat datang, jangan kita langsung mengatakan bahwa dia orang yang suka melalaikan waktu tapi kita harus berfikir yang positif, bisa jadi dia itu telat karena sakit atau ada kesibukan dan bisa jadi dia kelupaan. Nah, ketika seperti itu, biasakan untuk mendoakannya supaya hal-hal yang membuat dia datang terlambat ke masjid dimudahkan oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





