Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram dengan Bahasa Arab dan Indonesia

AKURAT.CO Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam. Amalan ini dikerjakan pada setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15.
Termasuk dalam bulan Muharram, puasa ini menjadi kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah di salah satu bulan suci dalam kalender Islam.
Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (al-asyhur al-hurum) dalam Islam.
Rasulullah SAW sendiri menyebut Muharram sebagai "Syahrullah" atau "bulannya Allah", menunjukkan keistimewaannya sebagai bulan yang penuh keberkahan.
Melaksanakan puasa sunnah di bulan ini, seperti puasa Ayyamul Bidh, menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahan bahasa Indonesianya:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyāmil bidh lillāhi ta‘ālā.
“Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”
Baca Juga: Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juli 2025
Niat puasa ini dibaca dalam hati atau dengan lisan sebelum waktu subuh tiba, sebagaimana syarat sahnya puasa sunnah. Meski niat bisa dibacakan secara sederhana dalam hati, melafalkannya akan membantu memperjelas kesungguhan seseorang dalam menjalankan ibadah tersebut.
Keutamaan puasa Ayyamul Bidh telah disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Dalam riwayat Tirmidzi, beliau bersabda kepada Abu Dzar:
“Wahai Abu Dzar, jika engkau ingin berpuasa dalam sebulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.”
Selain itu, dalam hadits lain dijelaskan bahwa puasa tiga hari setiap bulan dihitung seperti berpuasa sepanjang tahun. Allah SWT melipatgandakan amal baik hingga sepuluh kali lipat sebagaimana dalam firman-Nya:
"Barang siapa yang membawa satu kebaikan, maka baginya pahala sepuluh kali lipat." (QS Al-An’am: 160)
Dengan demikian, satu hari puasa setara dengan sepuluh hari pahala. Jika berpuasa tiga hari, nilainya sama dengan tiga puluh hari atau satu bulan penuh. Jika dirutinkan sepanjang tahun, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.
Baca Juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram 1447 H
Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Muharram menjadi salah satu cara terbaik untuk mengawali tahun Hijriah dengan amal shaleh.
Momentum ini dapat menjadi latihan spiritual bagi umat Islam agar senantiasa menjaga diri dari perbuatan sia-sia dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Semoga Allah memberikan kekuatan dan keikhlasan dalam melaksanakan puasa sunnah ini serta menerima setiap amal baik kita sebagai bekal kehidupan yang lebih bermakna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







