Amalan Agar Terhindar dari Virus Human Metapneumovirus

AKURAT.CO Dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kesehatan adalah bagian dari menjalankan amanah Allah SWT.
Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan melaksanakan ikhtiar fisik, seperti menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan bergizi, dan mematuhi protokol kesehatan. Namun, sebagai seorang Muslim, ikhtiar fisik harus selalu disertai dengan ikhtiar spiritual.
Dalam menghadapi ancaman virus seperti Human Metapneumovirus (hMPV), yang menyerang saluran pernapasan, terdapat amalan-amalan yang bisa menjadi benteng perlindungan, baik secara lahir maupun batin.
Pertama, memperbanyak membaca basmalah (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ). Kalimat ini mengingatkan kita untuk memulai segala sesuatu dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Virus HMPV dari China Belum Masuk ke Indonesia
Setiap kali seseorang membaca basmalah dengan penuh keyakinan, ia menyerahkan urusannya kepada Allah, termasuk perlindungan dari penyakit. Rasulullah SAW bersabda, "Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan ‘Bismillah’ maka ia akan terputus (dari keberkahan)" (HR. Abu Dawud).
Selanjutnya, memperbanyak doa perlindungan sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW:
"أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ"
(A'udzu bikalimaatillaahit-taammaati min sharri maa khalaq), yang artinya, “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan.”
Doa ini merupakan perisai kuat yang digunakan Rasulullah SAW untuk memohon perlindungan dari segala bentuk bahaya, termasuk penyakit.
Selain itu, penting pula membaca ayat-ayat perlindungan, seperti Surat Al-Falaq dan An-Nas. Kedua surat ini dikenal sebagai Mu’awwidzatain, yaitu ayat-ayat perlindungan. Allah SWT berfirman:
"
Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan makhluk-Nya.'” (QS. Al-Falaq: 1-2).
Dengan membaca ayat ini, seorang Muslim memohon perlindungan Allah dari segala bentuk bahaya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, termasuk virus.
Zikir pagi dan petang juga memiliki keutamaan besar dalam menjaga kesehatan. Salah satu zikir yang dapat diamalkan adalah:
"بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ"
(Bismillaahil-ladzi laa yadhurru ma'asmihi shay'un fil-ardhi wa laa fis-samaa'i wa huwa as-samii'ul 'aliim), yang artinya, “Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang berbahaya di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR. Abu Dawud).
Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membaca zikir ini tiga kali setiap pagi dan petang, maka ia akan terlindungi dari segala bahaya.
Baca Juga: Human Metapneumovirus Melanda China, Bagaimana Penanganan Wabah Virus di Masa Rasulullah SAW?
Tidak kalah penting adalah menjaga wudhu dan melaksanakan shalat dengan khusyuk. Wudhu tidak hanya membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi juga melindungi dari penyakit. Rasulullah SAW bersabda, “Wudhu itu adalah senjata orang beriman.”
Dengan menjaga kesucian, seorang Muslim juga menjaga dirinya dari serangan penyakit, baik fisik maupun spiritual.
Akhirnya, semua ikhtiar ini harus disempurnakan dengan tawakal kepada Allah SWT. Firman-Nya:
"Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman." (QS. Al-Maidah: 23).
Tawakal berarti menyerahkan hasil akhir kepada Allah setelah berusaha maksimal. Dengan melibatkan Allah dalam setiap urusan, hati akan merasa tenang, dan tubuh pun lebih kuat menghadapi ancaman penyakit.
Dengan menggabungkan usaha fisik dan spiritual ini, insya Allah, kita akan senantiasa berada dalam perlindungan-Nya dari virus seperti Human Metapneumovirus maupun penyakit lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









