AKURAT.CO Ibadah Haji, salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu secara fisik dan finansial, merupakan suatu perjalanan rohani yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Namun, siapakah orang yang pertama kali menunaikan ibadah Haji?
Menurut sejarah Islam, yang pertama kali menunaikan ibadah Haji adalah Nabi Ibrahim (Abraham) AS. Sejarah ini terdapat dalam Al-Quran dan juga dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.
Nabi Ibrahim, seorang nabi yang sangat dihormati dalam agama Islam, diutus oleh Allah SWT untuk membangun Ka'bah di kota Makkah. Bersama dengan putranya, Ismail, ia membangun Ka'bah sebagai rumah pertama untuk beribadah kepada Allah.
Ketika Ka'bah telah selesai dibangun, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk mengumumkan ibadah Haji kepada manusia. Dalam Al-Quran Surah Al-Hajj ayat 27-28, Allah berfirman:
Baca Juga: Apakah Musik Haram menurut Perspektif Islam? Ini Jawaban Sesuai Al-Qur'an dan Hadits Nabi
وَأَذِّن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ
Artinya: "Dan serulah manusia untuk melakukan ibadah haji, mereka akan datang kepada-Mu dengan berjalan kaki dan menaiki unta yang kurus, datang dari setiap lembah yang dalam."
Dari sini, dapat dipahami bahwa Nabi Ibrahim adalah orang pertama yang diperintahkan oleh Allah untuk menunaikan ibadah Haji. Sejak saat itu, ibadah Haji menjadi bagian penting dalam ajaran Islam dan dilaksanakan oleh umat Muslim dari seluruh penjuru dunia setiap tahunnya.
Dengan demikian, Nabi Ibrahim adalah orang yang pertama kali menunaikan ibadah Haji, dan tradisi ini telah berlanjut hingga hari ini sebagai salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu.