Akurat

Inilah Pesan Islam untuk Ridha dengan Hasil Pemilu

Hadits Abdillah | 16 Februari 2024, 16:15 WIB
Inilah Pesan Islam untuk Ridha dengan Hasil Pemilu

AKURAT.CO 14 Februari 2024 merupakan hari penting bagi rakyat Indonesia karena di hari itu terjadi pemilu yang menentukan takdir negara dalam lima tahun ke depan. Hasil sementara dari pemilu ini sudah diumumkan dan beberapa pihak tidak setuju dengan hasilnya karena diduga terjadi kecurangan.

Meski hasil sementara sudah diberitakan, pihak dan pendukung yang kalah masih menunggu hasil akhir dari pemilu kali ini. Kekalahan merupakan hal yang biasa terjadi dalam pemilu, namun kita tidak boleh berputus asa dan harus ridha untuk menerima hasil pemilu.

Kita harus ridha menerima hasil pemilu jika calon Presiden yang kita pilih belum menang dalam pemilu kali ini, karena bisa jadi hal tersebut baik bagi kita. Allah juga mengingatkan kita dalam QS. Al-Baqarah ayat 216:

‎وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”

Baca Juga: Pemimpin Adalah Cerminan Mayoritas Rakyatnya, Benarkah Demikian?

Dari ayat di atas dapat disimpulkan jika calon Presiden yang kita pilih menang, kita boleh senang tetapi tidak boleh mengejek pilihan orang lain yang kalah. Dan saat calon Presiden yang kita pilih kalah, kita tidak boleh membencinya karena itu juga belum tentu buruk untuk negeri kita.

Segala sesuatu yang terjadi merupakan takdir yang telah Allah SWT tetapkan untuk kita. Oleh karena itu kita harus ikhlas dan ridha atas takdir yang Allah berikan. Dalam salah satu hadist yang bersumber dari kitab Sunan Abi Dawud, Rasulullah SAW bersabda:

‎إِنَّ اللَّهَ يَلُومُ عَلَى الْعَجْزِ وَلَكِنْ عَلَيْكَ بِالْكَيْسِ فَإِذَا غَلَبَكَ أَمْرٌ فَقُلْ حَسْبِىَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

“Sesungguhnya Allah mencela orang yang lemah, oleh karena itu bangkitlah!, dan apabila engkau kalah dalam suatu urusan maka ucapkanlah, ‘Hasbiyallah wa ni’mal wakil (cukup bagiku Allah dan Dialah sebaik-baik tempat berserah)’”. (HR. Abu Dawud)

Maka dari itu sebagai pihak yang kalah kita tidak boleh merasa sedih dan harus bangkit. Kita wajib berserah diri kepada Allah dan menyadari dalam diri bahwa setiap kekalahan telah ditakdirkan oleh-Nya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi