Akurat Logo

Bahaya Mengonsumsi Narkoba dalam Pandangan Islam

Tria Sutrisna | 18 Desember 2023, 07:00 WIB
Bahaya Mengonsumsi Narkoba dalam Pandangan Islam

AKURAT.CO Dalam pandangan Islam, mengonsumsi narkoba diharamkan karena memiliki dampak negatif yang besar bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Narkoba sendiri merupakan  singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Narkoba termasuk zat yang dapat menimbulkan kecanduan dan dapat membahayakan kesehatan fisik dan mental seseorang.

Dikutip dari kemenag.go.id, dalam Islam narkotika sering disebut sebagai Hasyisy.  Menurut Ibnu Taimiyah, disampaikan bahwa penggunaan Hasyisy diharamkan, dan orang yang mengonsumsinya dikenai hukuman sebagaimana orang yang mengonsumsi minuman keras seperti khomer.

Kemudian Ulama Hanafiah berpendapat bahwa : “Barang siapa yang memakan (minuman) hasyisy hukumannya sindiq (kafir).

Khomer dianggap sebagai akar dari ketidakharmonisan, konflik, dan kebencian yang dapat mengancam persatuan serta kesatuan umat manusia. 

Baca Juga: Sakaratul Maut Nabi Muhammad SAW: Titik Puncak Kehidupan Seorang Rasul dan Paling Memilukan bagi Umat Islam

Konsumsi khomer juga dianggap dapat mengalihkan perhatian manusia dari jalan ketakwaan kepada Allah. Hal ini seperti dalam firman Allah surah  Al-ma’idah ayat 91 :

اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّنْتَهُوْنَ

innamâ yurîdusy-syaithânu ay yûqi‘a bainakumul-‘adâwata wal-baghdlâ'a fil-khamri wal-maisiri wa yashuddakum ‘an dzikrillâhi wa ‘anish-shalâti fa hal antum muntahûn

Atinya: “Sesungguhnya setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu melalui minuman keras dan judi serta (bermaksud) menghalangi kamu dari mengingat Allah dan (melaksanakan) salat, maka tidakkah kamu mau berhenti?”

Bahaya Mengonsumsi Narkoba

Secara umum Islam jelas melarang untuk mendektai narkoba atau melakukannya. Hal ini dilakukan karena beberapa  alasan, yaitu: 

1. Kadar bahayanya jauh lebih besar dibanding manfaatnya

Narkoba memiliki tingkat bahaya yang jauh lebih besar daripada manfaatnya yang hampir tidak ada. Penggunaan narkoba tidak membawa kebaikan bagi seseorang atau masyarakat secara keseluruhan.

2. Menyebabkan ketergantungan yang menghambat fungsi akal dan hati

Narkoba cenderung menyebabkan ketergantungan yang mengganggu fungsi akal dan hati, serta menimbulkan keresahan dalam perilaku seseorang. Hal ini menimbulkan risiko besar bagi kesehatan mental dan fisik.

Baca Juga: Abdullah bin Ummi Maktum, Sahabat Nabi yang Alami Disabilitas Namun Kesetiaannya pada Islam Sangat Kuat

3. Berdampak merusak segala aspek  kehidupan seseorang

Penggunaan narkoba dapat merusak kehidupan seseorang secara menyeluruh, tidak hanya pada individu, tetapi juga pada tingkat sosial dan komunitas, karena dapat menyebabkan penyebaran kejahatan, ketidakstabilan sosial, dan gangguan keamanan. 

Hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan, keamanan, dan ketertiban sosial yang diperjuangkan dalam Islam.

Dalam pandangan Islam, menjauhi narkoba adalah bagian dari upaya untuk memelihara kesehatan, keadilan, dan keselamatan masyarakat secara keseluruhan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Lufaefi
Editor
Lufaefi