Sakaratul Maut Nabi Muhammad SAW: Titik Puncak Kehidupan Seorang Rasul dan Paling Memilukan bagi Umat Islam

AKURAT.CO Peristiwa sakaratul maut Nabi Muhammad SAW merupakan momen sakral dalam sejarah Islam yang membawa akhir dari kehidupan seorang rasul yang penuh berkah. Saat-saat terakhir ini memancarkan pelajaran berharga tentang kesabaran, ketabahan, dan ketundukan kepada kehendak Allah.
Pada hari Senin, 12 Rabiul Awal, tahun 11 H, Nabi Muhammad SAW mengalami gejala sakit sebelum kemudian peristiwa sakaratul maut Nabi Muhammad yang akhirnya mengantarkannya ke pintu gerbang kehidupan berikutnya.
Meskipun fisiknya lemah, beliau tetap memberikan nasihat-nasihat bijak kepada umatnya. Di antara kata-kata terakhir dalam peristiwa sakaratul maut Nabi Muhammad adalah penekanan pada pentingnya memelihara salat dan memperlakukan wanita dengan baik.
Baca Juga: 5 Sahabat Nabi Muhammad Dari Kalangan Perempuan, Patut Diteladani Wanita Indonesia
Sakaratul maut Nabi Muhammad SAW menjadi bukti keteladanan bagi umat Islam. Meskipun menghadapi rasa sakit dan ketidaknyamanan, beliau tetap tenang dan tawakal kepada Allah. Kepergiannya meninggalkan umat yang memandangnya sebagai panutan spiritual dan pemimpin adil.
Ketika wafatnya mendekati, Nabi Muhammad SAW mengajarkan pentingnya warisan pengetahuan dan nilai-nilai moral yang harus dijaga oleh umatnya. Beliau menyerahkan pesan-pesan terakhirnya, termasuk urgensi persatuan umat Islam.
Momen sakaratul maut ini juga mencerminkan keberkahan dan kehendak Allah yang maha bijaksana. Proses ini menunjukkan bahwa setiap makhluk hidup pasti akan menghadapi kematian, dan bagi seorang rasul, itu adalah panggilan pulang ke alam abadi.
Baca Juga: Tiktok Shop Beroperasi Lagi, Perhatikan Kembali Praktik Jual Beli Online dalam Islam
Kematian Nabi Muhammad SAW bukanlah akhir dari ajaran Islam, melainkan awal dari warisan rohaniah yang terus berkembang. Umat Islam diingatkan untuk merenungkan sakaratul maut Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk menjalani hidup dengan penuh ketakwaan, berbuat baik kepada sesama, dan menyebarkan nilai-nilai Islam di seluruh penjuru dunia.
Dengan sakaratul maut Nabi Muhammad SAW, umat Islam diberi contoh tentang kehidupan, kematian, dan akhirat. Peristiwa ini menjadi bagian integral dari sejarah Islam, mengingatkan kita akan sementara kehidupan di dunia ini dan keabadian di akhirat.
Wallahu A'lam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 7Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji







