Akurat Logo

Lirik Lagu Ya Lal Wathan, Irama Yang Kian Diminati Banyak Kalangan Di Luar NU

Thony H | 25 Oktober 2023, 10:00 WIB
Lirik Lagu Ya Lal Wathan, Irama Yang Kian Diminati Banyak Kalangan Di Luar NU

AKURAT.CO - Lagu Ya Lal Wathan bukan hanya dikumandangkan oleh anak-anak Nahdliyyin. Tetapi juga orang di luar NU.

Salah satunya Ya Lal Wathan dinyanyikan oleh orang-orang partai politik di luar partai politik yang basisnya warga NU.

Entah apa alasannya, beberapa orang yang sebetulnya secar ideologis bersebrangan dengan NU namun mereka menyangikan lagi khas NU itu.

Baca Juga: Pesan Cinta Tanah Air dalam Hadits Nabi

Pada dasarnya, lagu Ya Lal Wathan merupakan salah satu lagu yang dikumandangkan dalam acara-acara ke-NU-an. Salah satunya, lagu ini sering dikumandangkan saat peringatan Hari Santri Nasional.

Meskipun lagu ini sudah dikumandangkan sejak 1934, namun hingga kini masih sering dilantunkan di berbagai acara-acara besar NU seperti Muktamar dan Munas NU. Berikut lirik lagu "Yaa Lal Wathan" karya KH Wahab Chasbullah seperti dilansir NU Online.

يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن

حُبُّ الْوَطَن مِنَ الْإِيْمَان

وَلَا تَكُنْ مِنَ الْحِرْمَان

اِنْهَضُوْا أَهْلَ الْوَطَن

إِنْدُونَيْسيَا بِيْلَادِيْ

أَنْتَ عُنْوَانُ الْفَخَامَا

كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْمَا

طَامِحًا يَلْقَ حِمَامَا

Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon

Hubbul Wathon minal Iman

Wala Takun minal Hirman

Inhadlu Alal Wathon

Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon

Hubbul Wathon minal Iman

Wala Takun minal Hirman

Inhadlu Alal Wathon

Indonesia Biladi

Anta ‘Unwanul Fakhoma

Kullu May Ya’tika Yauma

Thomihay Yalqo Himama

Kullu May Ya’tika Yauma

Thomihay Yalqo Himama

Baca Juga: Pesan Cinta Tanah Air dalam Al-Qur’an

Terjemahan Lagu Yaa Lal Wathan

Pusaka hati wahai tanah airku

Cintamu dalam imanku

Jangan halangkan nasibmu

Bangkitlah hai bangsaku

Pusaka hati wahai tanah airku

Cintamu dalam imanku

Jangan halangkan nasibmu

Bangkitlah hai bangsaku

Indonesia negeriku

Engkau panji martabatku

Siapa datang mengancammu

Kan binasa di bawah durimu

Siapa datang mengancammu

Kan binasa di bawah durimu

Itulah semangat nasionalisme Kiai Wahab yang berusaha terus diwujudkan melalui wadah pendidikan juga turut serta melahirkan organisasi produktif seperti Tashwirul Afkar yang berdiri tahun 1919. Bukan hanya itu, terlibatnya Kiai Wahab di berbagai organisasi pemuda seperti Indonesische studie club, Syubbanul Wathan, dan kursus Masail Diniyyah bagi para ulama muda pembela madzhab tidak lepas dari kerangka tujuan utamanya, yaitu membangun semangat nasionalisme bangsa Indonesia yang sedang terjajah.

Oleh karena itu, Kiai Wahab telah membuktikan diri bahwa internalisasi semangat nasionalisme sangat efektif diwujudkan melalui ranah pendidikan. Hal tersebut dilakukan dengan masif di berbagai pesantren sehingga peran kalangan pesantren sendiri diakui oleh dr Soetomo (Bung Tomo) sebagai lembaga yang sangat berperan dalam membangun keilmuan kokoh bagi bangsa Indonesia sekaligus dalam pergerakan nasional untuk mewujudkan kemerdekaan.

Wallahu A'lam.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi