Sudah Sembuh dari Tipes tapi Tubuh Masih Lemas? Begini Cara Memulihkannya

AKURAT.CO Setelah dinyatakan sembuh dari tipes, sebagian orang masih mengalami lemas, mudah lelah, dan nafsu makan yang belum sepenuhnya kembali.
Kondisi tersebut dapat terjadi karena tubuh masih membutuhkan waktu untuk memulihkan energi dan sistem pencernaan setelah mengalami infeksi.
Masa pemulihan perlu diperhatikan agar tubuh kembali bugar dan risiko munculnya keluhan berulang dapat ditekan.
Asupan makanan bergizi, cukup cairan, istirahat, serta aktivitas fisik yang dilakukan secara bertahap dapat membantu proses pemulihan.
Mengapa Pemulihan Setelah Tipes Penting?
Tipes atau demam tifoid merupakan infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella Typhi. Infeksi tersebut dapat memengaruhi sistem pencernaan dan membuat tubuh kehilangan banyak energi.
Karena itu, meski gejala utama seperti demam sudah mereda, tubuh belum tentu langsung kembali ke kondisi sebelum sakit. Pemulihan dapat berlangsung secara bertahap, terutama setelah infeksi yang cukup berat.
Berapa Lama Pemulihan dari Tipes?
Lama pemulihan setiap orang berbeda, bergantung pada tingkat keparahan infeksi, kondisi kesehatan, serta seberapa cepat pengobatan diberikan.
Dengan pengobatan yang tepat, gejala biasanya mulai membaik dalam beberapa hari. Namun, rasa lelah atau tubuh yang belum sepenuhnya bugar dapat bertahan lebih lama.
Karena itu, aktivitas sebaiknya kembali dilakukan secara bertahap. Jangan langsung memaksakan diri melakukan pekerjaan atau olahraga berat ketika kondisi tubuh belum pulih sepenuhnya.
Tanda-Tanda Kondisi Mulai Membaik
Beberapa tanda yang dapat menunjukkan kondisi mulai membaik antara lain:
Demam berangsur turun dan suhu tubuh kembali normal.
Nafsu makan mulai kembali.
Mual, muntah, diare, atau gangguan pencernaan berkurang.
Tubuh mulai terasa lebih bertenaga.
Kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari berangsur kembali.
Meski demikian, membaiknya gejala tidak selalu berarti tubuh sudah pulih sepenuhnya. Pengobatan, termasuk antibiotik, harus digunakan sesuai anjuran dokter dan tidak dihentikan sembarangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









