Maudy Ayunda Bicara Mindfulness, Kenali News Fatigue dan Dampaknya bagi Kesehatan Mental

AKURAT.CO Maudy Ayunda tengah menjadi sorotan setelah konten yang membahas cara menghadapi derasnya berita buruk mendapat kritik dari netizen. Dalam konten tersebut, Maudy berbagi pengalamannya sebagai orang yang mudah overthinking ketika terus terpapar berbagai kabar negatif dari dalam maupun luar negeri.
Maudy kemudian menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi setelah menyadari bahwa pembahasannya belum cukup mempertimbangkan perspektif tentang privilege. Ia menegaskan bahwa mindfulness yang dibicarakannya bukan dimaksudkan untuk mengajak orang menjauh dari realitas atau berhenti peduli terhadap persoalan yang terjadi di sekitarnya.
Di luar polemik tersebut, pembahasan Maudy Ayunda tentang mindfulness juga membuka topik yang semakin relevan di era media sosial, yakni news fatigue atau kelelahan akibat terlalu banyak mengonsumsi berita.
Baca Juga: Pemerintah Setuju Bahas 15 RUU Kabupaten/Kota, Mendagri Minta 3 Hal Jadi Batasan
Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa kewalahan secara emosional hingga memilih menghindari berita, sehingga penting untuk mengetahui cara mengatur konsumsi informasi tanpa mengabaikan kondisi di sekitar.
Maudy Ayunda Dikritik Usai Bahas Mindfulness
Kontroversi bermula dari video Maudy Ayunda yang dibagikan pada 21 Agustus 2026. Dalam video tersebut, ia menceritakan bagaimana berbagai kabar buruk yang muncul berulang kali dapat memengaruhi kondisi emosionalnya.
Maudy mengaku bisa merasa marah hingga menangis ketika terus mengikuti berbagai informasi negatif. Karena itu, ia mencoba mencari cara agar tetap mengetahui apa yang sedang terjadi tanpa membiarkan arus informasi tersebut sepenuhnya menguasai kondisi emosionalnya.
Salah satu cara yang dibagikan Maudy adalah lebih selektif memilih sumber informasi, mencari berita dari sumber yang dipercaya, serta mengatur waktu khusus untuk mengikuti perkembangan berita.
Dalam kontennya, Maudy menjelaskan bahwa persoalan tersebut berawal dari banyaknya kabar buruk yang ia temui dalam beberapa bulan terakhir.
“Aku ngerasa kayaknya penting untuk ngomongin itu khususnya bagaimana kita melangkah, bagaimana caranya kita tetap peduli, dan juga bisa menjaga diri kita sendiri itu,” kata Maudy.
Namun, konten tersebut kemudian menuai kritik. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah kondisi Maudy ketika menyampaikan tips tersebut, termasuk adegan saat ia menyiapkan sarapan yang dinilai sebagian netizen tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai persoalan.
Kritik kemudian semakin ramai setelah potongan video tersebut beredar di platform media sosial lain seperti Threads dan X.
Maudy Ayunda Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
Setelah mendapat berbagai respons, Maudy Ayunda menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan penjelasan mengenai maksud dari konten tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








