Waspada! Ini Daftar Penyakit Mematikan yang Ditularkan Tikus Selain Hantavirus

AKURAT.CO Inilah beberapa penyakit mematikan yang ditularkan tikus selain Hantavirus, mengancam kesehatan manusia.
Selain hantavirus yang dikenal menyerang paru-paru dan jantung, masih ada sejumlah penyakit lain yang dapat ditularkan tikus melalui urine, kotoran, gigitan, hingga kutu yang menempel pada tubuhnya.
Beberapa di antaranya bahkan berpotensi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian jika tidak segera ditangani.
Karena itu, penting untuk memahami jenis penyakit yang ditularkan tikus beserta cara mencegah penularannya.
Baca Juga: Grab Bintang 5 Awards Cari Destinasi Kuliner Favorit
Apa Itu Penyakit Hantavirus?
Hantavirus Pulmonary Syndrome adalah penyakit menular yang tergolong langka, tetapi cukup berbahaya karena dapat menyerang paru-paru dan jantung.
Pada awalnya, gejala penyakit ini sering terlihat seperti flu biasa, misalnya demam, pegal, sakit kepala, atau tubuh terasa lemas.
Namun seiring waktu, kondisinya bisa memburuk dan menyebabkan gangguan pernapasan yang serius hingga mengancam nyawa.
Penyakit ini berasal dari virus yang dibawa oleh hewan pengerat, terutama tikus. Salah satu pembawa virus yang paling sering ditemukan di Amerika Utara adalah tikus rusa.
Baca Juga: Eng Hian: Kegagalan di Piala Thomas karena Tekanan Mental terhadap Atlet
Virus dapat menyebar ke manusia ketika seseorang tanpa sengaja menghirup partikel udara yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur tikus yang telah mengering.
Daftar Penyakit Mematikan yang Ditularkan Tikus
Selain Hantavirus Pulmonary Syndrome, tikus juga bisa menularkan berbagai penyakit berbahaya dan berpotensi mematikan melalui urine, kotoran, gigitan, air liur, atau kutu yang menempel di tubuhnya.
Berikut beberapa penyakit mematikan yang perlu diwaspadai:
1. Leptospirosis
Disebabkan bakteri Leptospira yang biasanya menyebar lewat air banjir atau lingkungan yang terkontaminasi urine tikus.
Gejalanya bisa berupa demam tinggi, nyeri otot, mata merah, hingga gagal ginjal dan perdarahan paru pada kasus berat.
2. Pes
Pes merupakan penyakit mematikan yang dulu menyebabkan pandemi besar di Eropa. Ditularkan lewat kutu yang hidup pada tikus dan disebabkan bakteri Yersinia pestis.
Penyakit ini dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar, infeksi darah, dan pneumonia berat.
3. Salmonellosis
Tikus dapat mencemari makanan atau minuman dengan bakteri Salmonella.
Pada kasus berat, infeksi dapat menyebabkan dehidrasi parah dan komplikasi serius, terutama pada anak kecil dan lansia.
4. Rat-bite fever
Menular melalui gigitan atau cakaran tikus. Jika tidak diobati, penyakit ini bisa menyebabkan infeksi organ, radang jantung, bahkan kematian.
5. Lymphocytic Choriomeningitis
Disebabkan virus LCMV yang berasal dari urine atau kotoran tikus rumah.
Dapat menyerang sistem saraf dan berbahaya bagi ibu hamil karena bisa memengaruhi janin.
6. Murine Typhus
Ditularkan oleh kutu tikus yang membawa bakteri Rickettsia typhi. Gejalanya berupa demam tinggi, ruam, dan komplikasi organ pada kondisi berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN
- 10Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional








