Apa Itu Facelift? Ini Penjelasan Medis, Manfaat, dan Bahayanya

AKURAT.CO Facelift menjadi salah satu prosedur kecantikan yang semakin populer karena diklaim mampu membuat wajah tampak lebih muda secara instan. Namun, di balik hasilnya yang menjanjikan tidakan ini juga menyimpan risiko serius, terutama jika dilakukan sembarangan.
Belum lama ini, publik dikejutkan dengan kasus facelift ilegal di Pekanbaru yang menyebabkan sejumlah korban mengalami luka hingga cacat permanen. Kasus tersebut menjadi pengingat penting bahwa prosedur estetika harus dilakukan secara aman dan oleh tenaga profesional.
Lalu, sebenarnya apa itu facelift dalam dunia medis? Simak penjelasan lengkap berikut ini.
Apa Itu Facelift?
Facelift atau rhytidectomy adalah prosedur bedah kosmetik yang bertujuan untuk mengencangkan kulit wajah yang mulai kendur akibat penuaan. Tindakan ini dilakukan dengan mengangkat jaringan di bawah kulit, menghilangkan kelebihan kulit, lalu menjahitnya kembali agar terlihat lebih kencang dan halus.
Baca Juga: Mercedes-Maybach GLS 600 Facelift Diluncurkan di Indonesia
Dikutip dari Mayo Clinic, facelift efektif untuk memperbaiki tanda-tanda penuaan di area wajah dan leher, seperti:
Kulit mengendur
Kerutan dalam
Garis rahang yang tidak tegas
Bagaimana Prosedur Facelift Dilakukan?
Secara umum, prosedur facelift melibatkan beberapa tahapan:
Pertama, dokter akan membuat sayatan di area sekitar telinga atau garis rambut.
Kemudian, jaringan di bawah kulit akan diangkat dan dikencangkan.
Setelah itu, kelebihan kulit dipotong dan dijahit kembali mengikuti kontur wajah.
Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik dengan pembiusan lokal atau total, tergantung kondisi pasien.
Manfaat Facelift
Facelift dikenal karena hasilnya yang cukup signifikan dibandingkan perawatan non-bedah. Beberapa manfaatnya antara lain:
Mengurangi kerutan dalam pada wajah
Mengencangkan kulit yang kendur
Membentuk ulang garis rahang
Memberikan tampilan wajah lebih segar dan muda
Dikutip dari American Society of Plastic Surgeons, hasil facelift bisa bertahan hingga bertahun-tahun, meskipun tidak menghentikan proses penuaan.
Baca Juga: BYD Seal Facelift Hadir dengan Suspensi Cerdas DiSus-C, Begini Cara Aktifkannya
Risiko dan Bahaya Facelift
Meskipun tergolong prosedur medis yang umum, facelift tetap memiliki risiko. Beberapa efek samping yang bisa terjadi meliputi:
Infeksi pada area operasi
Pendarahan atau hematoma
Bekas luka yang terlihat jelas
Kerusakan saraf wajah
Hasil tidak simetris
Risiko ini bisa meningkat drastis jika tindakan dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kompetensi medis atau di klinik ilegal.
World Health Organization menegaskan bahwa setiap tindakan medis harus dilakukan oleh tenaga profesional untuk menghindari komplikasi serius.
Tips Aman Sebelum Melakukan Facelift
Sebelum memutuskan menjalani facelift, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan:
Pastikan dokter memiliki sertifikasi bedah plastik
Pilih klinik atau rumah sakit yang resmi dan berizin
Jangan tergiur harga murah
Lakukan konsultasi menyeluruh sebelum tindakan
Cek rekam jejak dokter dan ulasan pasien
Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko dan memastikan hasil yang aman.
Kesimpulannya, facelift memang bisa menjadi solusi untuk tampil lebih muda, tetapi tetap harus dilakukan dengan pertimbangan matang dan tenaga medis yang kompeten.
Jangan sampai keinginan memperbaiki penampilan justru berujung pada risiko serius yang bisa merugikan kesehatan dan kepercayaan diri kamu.
Baca Juga: Jadi Cita-cita, Elma Theana Pilih Jalani Facelift di Korea
FAQ
1. Apa itu facelift dalam dunia medis?
Facelift adalah prosedur bedah kosmetik untuk mengencangkan kulit wajah yang kendur dan mengurangi tanda penuaan.
2. Apakah facelift aman?
Aman jika dilakukan oleh dokter spesialis di fasilitas resmi, namun tetap memiliki risiko seperti infeksi dan bekas luka.
3. Berapa lama hasil facelift bertahan?
Hasil facelift bisa bertahan beberapa tahun, tetapi tidak permanen karena proses penuaan tetap berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana









