Akurat

Efektif, Begini Cara Menghilangkan Bau Rambut Setelah Kehujanan

Wahyu SK | 15 Januari 2026, 07:25 WIB
Efektif, Begini Cara Menghilangkan Bau Rambut Setelah Kehujanan

AKURAT.CO Sering kehujanan membuat bau rambut menjadi apek atau tidak sedap, meski air hujan terlihat bersih.

Kondisi bau rambut kerap dialami oleh pelajar, pekerja, hingga pengguna transportasi umum.

Jika tidak segera ditangani, bau rambut setelah kehujanan bisa bertahan lama dan mengganggu rasa percaya diri.

Artikel ini akan membahas cara menghilangkan bau rambut setelah kehujanan dengan langkah sederhana, aman, dan mudah dilakukan sehari-hari.

Penyebab Utama Bau Rambut Basah

Bau rambut basah umumnya muncul karena air hujan yang mengandung polusi menempel pada rambut.

Ketika rambut dibiarkan lembap dalam waktu lama, kondisi ini menjadi lingkungan ideal bagi bakteri penyebab bau apek.

Masalah akan semakin parah jika rambut hanya setengah kering atau tertutup, karena kurangnya sirkulasi udara membuat bau tidak sedap lebih mudah muncul dan bertahan lebih lama.

Cara Menghilangkan Bau Rambut Setelah Kehujanan

1. Keringkan Rambut Segera

Mengeringkan rambut secepat mungkin membantu mencegah bakteri berkembang.
● Gunakan handuk bersih menekan-tekan, hindari menggosok.
● Keringkan hair dryer suhu rendah dari jarak 15 cm.
● Jangan ikat rambut saat lembab agar udara bersirkulasi.

2. Keramas dengan Cara yang Benar

Keramas membantu mengangkat kotoran dan bakteri dari air hujan.
● Gunakan sampo sesuai jenis rambut
● Fokus pijatan di kulit kepala
● Bilas hingga benar-benar bersih

Jika tidak sempat, bilas rambut dengan air bersih sebagai alternatif sementara.

3. Gunakan Air Lemon atau Jeruk Nipis

Lemon dan jeruk nipis memiliki sifat antibakteri alami.
● Campur perasan satu buah dengan segelas air.
● Siram sebagai bilas terakhir, diamkan 1-2 menit lalu bilas.

Gunakan dua kali seminggu untuk rambut segar.

4. Manfaatkan Cuka Apel

Cuka apel membantu menyeimbangkan pH kulit kepala dan mengurangi bau.
● Campurkan 1-2 sendok cuka apel dengan air
● Siram ke rambut setelah keramas
● Bilas ringan atau biarkan sebentar sebelum dibilas

Gunakan maksimal 1-2 kali seminggu.

5. Gunakan Hair Mist atau Dry Shampoo

Jika tidak memungkinkan keramas:
● Gunakan dry shampoo untuk menyerap minyak
● Semprot hair mist ringan untuk menyegarkan aroma

Pastikan rambut tidak terlalu basah sebelum menggunakan produk ini.

6. Hindari Menutup Rambut Saat Masih Lembap

Menutup rambut basah dengan helm, topi, atau hijab dapat memperparah bau.
● Pastikan rambut benar-benar kering
● Gunakan penutup kepala berbahan menyerap keringat
● Ganti penutup kepala yang lembap

Kesalahan yang Membuat Bau Rambut Semakin Parah

Beberapa kebiasaan berikut sebaiknya dihindari:

1. Membiarkan Rambut Basah Terlalu Lama

Kelembapan berlebih picu jamur dan bakteri tumbuh, hasilkan bau apek menyengat dalam hitungan jam.

2. Mengikat Rambut dalam Kondisi Lembap

Ikatan menghambat sirkulasi udara, perangkap kelembapan dan kotoran hingga bau memburuk.

3. Menggunakan Produk Rambut Berlebihan

Semprotan atau minyak berlebih tambah minyak alami, jadi media bakteri saat bercampur air hujan.

4. Jarang Membersihkan Helm atau Penutup Kepala

Penutup kotor simpan keringat dan polusi, transfer bau ke rambut basah setiap pakai.

Cara menghilangkan bau rambut setelah kehujanan dapat dilakukan dengan mengeringkan rambut segera, keramas dengan benar, menggunakan bahan alami seperti lemon atau cuka apel, serta menjaga rambut tetap kering.

Kunci utamanya adalah tidak membiarkan rambut lembap terlalu lama agar bakteri tidak berkembang.

Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, bau rambut setelah kehujanan bisa diatasi dengan efektif.

Laporan: Vidhia Ramadhanti/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK