Akurat

Apa Itu Trust Issue dalam Bahasa Gaul? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Mengatasinya

Kosim Rahman | 19 Desember 2025, 21:00 WIB
Apa Itu Trust Issue dalam Bahasa Gaul? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Masih banyak yang bingung mengenai istilah apa itu trust issue dalam bahasa gaul, padahal kata ini semakin sering muncul di media sosial, obrolan sehari-hari, hingga konten viral.

Secara sederhana, trust issue adalah kondisi ketika seseorang sulit mempercayai orang lain, baik dalam hubungan pertemanan, keluarga, maupun asmara.

Masalah ini biasanya berkaitan dengan pengalaman buruk di masa lalu yang meninggalkan rasa curiga dan ketakutan untuk kembali percaya.

Apa Itu Trust Issue?

Trust issue adalah masalah kepercayaan yang membuat seseorang merasa ragu, curiga berlebihan, atau takut dikhianati.

Baca Juga: Apa Itu Engineering? Pengertian, Jenis, Contoh Pekerjaan, dan Besaran Gajinya

Dalam bahasa gaul, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan “susah percaya sama orang”, terutama setelah mengalami pengalaman yang menyakitkan.

Menurut American Psychological Association (APA), kepercayaan merupakan fondasi penting dalam hubungan sosial.

Ketika kepercayaan terganggu, seseorang bisa mengalami kecemasan, overthinking, hingga menarik diri dari hubungan sosial.

Arti Trust Issue dalam Bahasa Gaul

Dalam konteks bahasa gaul, trust issue tidak selalu digunakan dalam arti klinis atau psikologis. Anak muda sering memakainya secara santai, misalnya untuk:

  • Menyindir rasa cemburu berlebihan
  • Menggambarkan trauma karena diselingkuhi
  • Menunjukkan ketakutan untuk memulai hubungan baru

Contohnya, seseorang bisa berkata, “Aku bukannya posesif, cuma trust issue aja.”

Baca Juga: Apa Itu Coretax? Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Sistem Pajak Digital DJP

Contoh Trust Issue dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut beberapa contoh trust issue yang sering terjadi:

  1. Curiga berlebihan pada pasangan, meski tidak ada bukti yang jelas
  2. Sulit terbuka meski sudah berteman lama
  3. Takut ditinggalkan sehingga cenderung mengontrol orang lain
  4. Sering overthinking terhadap hal-hal kecil
  5. Menarik diri dari hubungan sosial karena takut disakiti lagi

Perilaku ini bisa muncul secara sadar maupun tidak sadar.

Penyebab Trust Issue

Trust issue tidak muncul begitu saja. Beberapa penyebab yang umum antara lain:

  • Pernah dikhianati atau diselingkuhi
  • Pengalaman masa kecil yang kurang aman secara emosional
  • Lingkungan pertemanan yang toksik
  • Trauma dari hubungan sebelumnya
  • Kurangnya komunikasi yang sehat

Dikutip dari Verywell Mind, pengalaman emosional negatif yang berulang dapat membentuk pola ketidakpercayaan dalam jangka panjang.

Dampak Trust Issue Jika Dibiarkan

Jika tidak ditangani, trust issue dapat berdampak serius, seperti:

  • Hubungan menjadi tidak sehat
  • Timbul stres dan kecemasan berlebihan
  • Kesulitan membangun hubungan jangka panjang
  • Menurunnya kualitas kesehatan mental

Karena itu, penting mengenali dan mengatasinya sejak dini.

Cara Mengatasi Trust Issue

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi trust issue:

1. Sadari akar masalahnya

Baca Juga: Apa itu Kelompok Sultan dan Kelompok Kramat dalam Lingkaran Konflik Elite PBNU?

Pahami pengalaman apa yang membuat kamu sulit percaya.

2.Belajar berkomunikasi secara terbuka

Ungkapkan perasaan dengan jujur tanpa menyalahkan.

3. Berikan kepercayaan secara bertahap

Tidak perlu langsung sepenuhnya percaya.

4. Kelola overthinking

Fokus pada fakta, bukan asumsi.

5. Pertimbangkan bantuan profesional

Psikolog atau konselor dapat membantu mengurai trauma emosional.

Sumber terpercaya seperti Psychology Today menyebutkan bahwa membangun kembali kepercayaan adalah proses yang membutuhkan waktu dan konsistensi.

Itulah penjelasan lengkap mengenai apa itu trust issue dalam bahasa gaul, contoh, hingga cara mengatasinya. Jangan ragu untuk mulai memperbaiki diri dan hubungan dari sekarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.