Bebas Kaku, Simak Tips Mencuci Handuk agar Tetap Lembut

AKURAT.CO Handuk adalah perlengkapan harian yang sering digunakan, mulai dari mengeringkan tubuh, wajah hingga tangan.
Karena sering digunakan, kebersihan dan kelembutan handuk perlu dijaga dengan cara mencucinya yang benar.
Handuk yang lembut terasa lebih halus di kulit dan mudah menyerap air. Agar handuk tetap lembut dan awet digunakan, simak tips perawatannya dalam penjelasan berikut ini.
Cara Tepat Mencuci Handuk agar Lembut
Seiring pemakaian dan pencucian berulang, tekstur handuk biasanya berubah menjadi kasar. Simak berikut beberapa langkah mencuci handuk yang benar agar tetap lembut.
1. Cuci handuk baru sebelum digunakan
Handuk baru sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai. Lapisan silikon atau bahan pelapis lain pada handuk baru seringkali membuat permukaannya tampak halus tetapi justru menghambat daya serap air.
Proses pencucian awal membantu menghilangkan lapisan tersebut sekaligus mengurangi serat bulu halus yang mudah rontok.
2. Pisahkan handuk berdasarkan warna dan penggunaannya
Sebelum mencuci, pisahkan handuk yang berwarna terang dan gelap agar warnanya tidak saling luntur.
Handuk untuk tubuh juga sebaiknya dicuci terpisah dari handuk untuk wajah agar tetap higienis. Pemisahan ini membantu menjaga warna dan kebersihan serat kain.
3. Perhatikan petunjuk pencucian pada label
Setiap handuk memiliki bahan dan cara perawatan yang berbeda. Periksa label pencucian untuk memastikan suhu air, jenis deterjen, dan metode pengeringan yang sesuai.
Langkah sederhana ini membantu mencegah kerusakan serat pada handuk.
4. Gunakan deterjen secukupnya dan hindari pelembut berlebihan
Pemakaian deterjen berlebihan dapat meninggalkan residu yang membuat handuk terasa kaku. Gunakan takaran yang sesuai dan bilas hingga benar-benar bersih.
Sebaiknya hindari penggunaan pelembut pakaian terlalu sering karena dapat menurunkan daya serap handuk. Jika ingin, gunakan sesekali, misalnya setiap tiga atau empat kali pencucian.
5. Tambahkan soda kue atau cuka putih
Soda kue dapat membantu menghilangkan noda dan bau, sementara cuka putih berfungsi melarutkan sisa deterjen yang menempel di serat kain. Tambahkan setengah cangkir cuka putih pada saat pembilasan sebagai pengganti pelembut.
6. Atur suhu air dengan tepat
Gunakan air hangat untuk mengangkat kotoran dan bakteri tanpa merusak serat kain. Suhu sekitar 30 derajat cukup efektif untuk membersihkan sekaligus menjaga kelembutan handuk. Hindari mencuci dengan air terlalu panas agar warna dan tekstur tidak mudah rusak.
7. Hindari mencuci terlalu banyak sekaligus
Jangan mengisi mesin cuci terlalu penuh. Handuk memerlukan ruang untuk bergerak agar bisa tercuci dan terbilas sempurna. Jika mesin cuci berkapasitas 7 kilogram, cukup masukkan lima handuk besar dalam satu kali pencucian.
8. Cuci secara teratur
Handuk sebaiknya dicuci minimal seminggu sekali, tergantung frekuensi pemakaian. Handuk yang jarang dicuci bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan menurunkan kualitas serat kain.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mencuci Handuk
Beberapa kebiasaan yang tampak sepele justru dapat membuat handuk menjadi kaku dan kasar. Berikut kesalahan dalam mencuci handuk yang perlu dihindari:
● Menggunakan deterjen berlebihan
Terlalu banyak deterjen tidak membuat handuk lebih bersih. Sisa sabun yang tidak terbilas sempurna dapat menumpuk di serat kain dan membuat handuk terasa kaku serta sulit menyerap air. Gunakan takaran sesuai anjuran dan pilih deterjen yang lembut agar serat tetap halus.
● Terlalu sering memakai pelembut pakaian
Menggunakan pelembut pakaian secara berlebihan bisa membentuk lapisan tipis di serat handuk dan mengurangi daya serapnya. Sebagai alternatif, gunakan sedikit cuka
putih saat pembilasan untuk menjaga kelembutan alami tanpa merusak serat.
● Mencuci dengan air terlalu panas
Air panas bisa membuat serat katun cepat rapuh dan warna handuk memudar. Sebaiknya gunakan air hangat atau dingin untuk mencuci, terutama untuk handuk berwarna gelap. Selain menjaga kelembutan, cara ini juga mempertahankan warna agar tetap cerah lebih lama.
● Mencampur handuk dengan pakaian lain
Mencuci handuk bersama pakaian lain dapat menyebabkan serat halus tertarik atau rusak karena gesekan dengan resleting atau kancing. Cuci handuk secara terpisah agar tetap bersih dan tidak terkontaminasi serat atau warna dari pakaian lain.
● Mengisi mesin cuci terlalu penuh
Memasukkan terlalu banyak cucian dalam satu kali putaran membuat air dan deterjen tidak bisa bersirkulasi dengan baik. Akibatnya, handuk tidak benar-benar bersih dan sulit
dibilas. Sisakan ruang agar handuk bisa berputar bebas di dalam mesin.
● Menjemur atau mengeringkan dengan suhu terlalu tinggi
Menjemur handuk dengan suhu tinggi dapat membuat serat handuk menjadi kaku dan cepat rusak. Gunakan suhu rendah hingga sedang saat mengeringkan atau jemur di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara baik.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








