Akurat

Perbedaan Gerd dan Maag Kronis pada Lambung, Jangan Sampai Tertukar!

Eko Krisyanto | 6 November 2025, 23:34 WIB
Perbedaan Gerd dan Maag Kronis pada Lambung, Jangan Sampai Tertukar!

AKURAT.CO Banyak orang mengira gerd dan maag kronis adalah kondisi yang sama, karena gejalanya mirip: perut perih, mual, dan tidak nyaman di ulu hati. Padahal, keduanya berbeda baik dari penyebab, gejala, maupun area yang terdampak. Kenali perbedaannya agar penanganannya bisa lebih tepat.

Baca Juga: Waspada! Kenali GERD dan Gejalanya

1. Apa itu Maag Kronis (Gastritis Kronis)?

Maag kronis terjadi karena peradangan di dinding lambung yang berlangsung lama.
Biasanya disebabkan oleh:

  • Infeksi bakteri H. pylori

  • Pola makan tidak teratur

  • Stres, alkohol, atau konsumsi obat pereda nyeri jangka panjang (NSAID)

Gejala khas:

  • Perih atau nyeri di ulu hati

  • Mual, kembung

  • Cepat kenyang saat makan

  • Kadang nafsu makan menurun

Lokasi masalah: hanya di lambung.

2. Apa itu GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)?

Gerd terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan karena katup lambung (LES) melemah dan tidak menutup dengan baik. Ini bukan hanya peradangan lambung, tapi gangguan aliran asam ke atas.

Gejala khas:

  • Sensasi terbakar di dada (heartburn)

  • Mulut terasa pahit/asam

  • Sering sendawa atau refluks (asam terasa naik)

  • Batuk, nyeri dada, kadang sakit tenggorokan atau suara serak

  • Gejala makin terasa saat berbaring atau setelah makan

Lokasi masalah: lambung dan kerongkongan (esofagus).

Baca Juga: Seperti Maia Estianty, Yuk Ketahui 6 Mitos Tentang GERD dan Faktanya

Tips agar tidak mudah kambuh (untuk keduanya)

  • Makan porsi kecil tapi sering

  • Hindari pedas, asam, berlemak, soda, dan kopi

  • Jangan langsung berbaring setelah makan (tunggu 2–3 jam)

  • Kelola stres dan cukup tidur

  • Jika sering kambuh, cek ke dokter untuk penanganan tepat

Kesimpulan

  • Maag kronis = dinding lambung meradang

  • GERD = asam lambung “naik” ke kerongkongan

Meski berbeda, keduanya sama-sama butuh pola hidup teratur dan pengelolaan stres. Kalau gejala makin sering atau mengganggu aktivitas, jangan ditunda untuk konsultasi ke dokter ya.

Dinda NS (Magang) 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R