Akurat

Kenapa Gigi Tetap Kuning Meski Sudah Rajin Disikat?

Yusuf | 6 November 2025, 09:23 WIB
Kenapa Gigi Tetap Kuning Meski Sudah Rajin Disikat?

AKURAT.CO Banyak orang merasa heran karena gigi mereka tetap tampak kuning walaupun sudah rajin menyikat gigi dua kali sehari.

Padahal, warna gigi yang tidak lagi putih bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari penipisan lapisan enamel, pola makan, kebiasaan merokok, hingga cara menyikat gigi yang kurang tepat.

Baca Juga: Begini 6 Cara Memutihkan Gigi Kuning Akibat Kopi

1. Penipisan Lapisan Enamel

Seiring bertambahnya usia, lapisan terluar gigi yang disebut enamel secara alami akan menipis.

Enamel berfungsi melindungi lapisan di bawahnya, yaitu dentin, yang memiliki warna kekuningan. Saat enamel menipis, warna kuning dari dentin akan semakin terlihat, membuat gigi tampak kusam dan tidak secerah dulu.

2. Pengaruh Makanan dan Minuman

Beberapa jenis makanan dan minuman dapat meninggalkan noda pada permukaan gigi. Contohnya kopi, teh hitam, soda, wine, hingga saus tomat.

Kandungan kromogen, tannin, dan asam dalam bahan-bahan ini mudah menempel pada enamel, sehingga lama-kelamaan menyebabkan gigi menguning.

  • Kopi dan teh hitam kaya akan tanin yang bisa menempel pada gigi dan sulit hilang hanya dengan menyikat biasa.

  • Wine juga mengandung kromogen yang dapat memperkuat noda pada gigi.

  • Minuman bersoda dan minuman energi memiliki tingkat keasaman tinggi yang bisa mengikis enamel dan membuat gigi tampak lebih kuning.

  • Bahkan buah berwarna pekat seperti blueberry, blackberry, tomat, dan delima juga bisa meninggalkan pigmen warna yang sulit hilang.

3. Kebiasaan Merokok

Nikotin dan tar yang terdapat dalam rokok menjadi penyebab utama gigi kuning pada perokok. Zat ini mudah menempel dan membentuk noda kecokelatan hingga kekuningan yang sulit dihilangkan hanya dengan sikat gigi. Baik rokok yang diisap maupun tembakau yang dikunyah dapat memberikan efek serupa.

4. Efek Samping Obat-Obatan

Beberapa jenis obat juga dapat mengubah warna gigi. Misalnya antibiotik seperti tetrasiklin, obat tekanan darah, serta antihistamin. Penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan perubahan warna alami gigi menjadi kekuningan atau bahkan keabu-abuan.

5. Penumpukan Plak dan Karang Gigi

Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik bisa menumpuk dan membentuk plak. Jika tidak diatasi, plak akan mengeras menjadi karang gigi berwarna kuning atau kecokelatan. Kondisi ini tidak bisa dibersihkan hanya dengan sikat gigi biasa, melainkan perlu perawatan khusus di dokter gigi.

6. Kesalahan Saat Menyikat Gigi

Menyikat gigi terlalu keras justru bisa merusak enamel dan mempercepat penipisannya. Selain itu, teknik menyikat yang salah sering membuat area tertentu tidak terjangkau, sehingga plak dan noda mudah menumpuk.

Gunakan sikat berbulu lembut dan sikat gigi selama dua menit dengan gerakan lembut agar hasilnya lebih efektif.

Baca Juga: Kenali 7 Penyebab Gigi Kuning, Warna Putih Jadi Pudar

Cara Mencegah Gigi Kuning

Untuk menjaga warna alami gigi tetap cerah, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut:

  • Kurangi konsumsi makanan dan minuman berwarna pekat.

  • Gunakan sedotan saat minum kopi, teh, atau minuman bersoda agar cairan tidak langsung menyentuh gigi.

  • Minum air putih atau susu setelah mengonsumsi makanan penyebab noda. Kasein dalam susu dapat membantu mengurangi penempelan noda pada enamel.

  • Selalu berkumur setelah makan dan biasakan flossing (membersihkan sela gigi dengan benang gigi).

  • Kunyah permen karet tanpa gula untuk membantu meningkatkan produksi air liur yang bisa membersihkan gigi secara alami.

Cara Mengatasi Gigi yang Sudah Kuning

Jika warna gigi sudah terlanjur berubah, beberapa cara berikut bisa membantu mengembalikan kecerahan alami gigi Anda:

1. Menyikat Gigi Secara Rutin dan Benar

Sikat gigi dua kali sehari selama minimal dua menit menggunakan pasta gigi berfluoride atau pasta gigi pemutih khusus (whitening toothpaste). Gunakan sesuai petunjuk agar tidak merusak enamel.

2. Menggunakan Bahan Alami

Baking soda atau soda kue dapat membantu mengurangi noda pada gigi. Campurkan sedikit baking soda dengan air hingga menjadi pasta, lalu sikat gigi selama 1 menit. Setelah itu, bilas mulut hingga bersih.

3. Konsumsi Buah dan Sayuran Tinggi Air

Buah dan sayuran seperti apel, mentimun, seledri, dan stroberi membantu membersihkan permukaan gigi secara alami. Kandungan airnya yang tinggi juga membantu meluruhkan sisa makanan dan bakteri penyebab plak.

4. Melakukan Perawatan ke Dokter Gigi

Jika cara alami belum cukup, kunjungi dokter gigi untuk mendapatkan perawatan seperti bleaching gigi atau scaling. Prosedur ini bisa mengembalikan warna alami gigi dengan hasil yang lebih cepat dan tahan lama.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R