Cara Membantu Teman yang Sedang Depresi agar Tidak Merasa Sendirian

AKURAT.CO Depresi bisa menimpa siapa saja—tanpa memandang usia, latar belakang, maupun kondisi hidup.
Bagi mereka yang mengalaminya, rasa sedih mendalam dan kesepian sering terasa begitu nyata.
Saat teman terdekat berada dalam situasi ini, kehadiran kita bisa menjadi penopang penting agar mereka tidak merasa berjalan sendirian.
Dikutip dari Healthline, dukungan sederhana dari teman—mulai dari mendengarkan tanpa menghakimi hingga mendorong mencari bantuan profesional—dapat membawa perubahan besar dalam hidup seseorang yang tengah berjuang melawan depresi.
Depresi sering membuat penderitanya menarik diri dari aktivitas, kehilangan minat, hingga merasa tidak berharga.
Dalam kondisi ini, sekadar hadir, bertanya kabar, atau menunjukkan kepedulian bisa menjadi pengingat bahwa mereka tetap dicintai dan diperhatikan.
Baca Juga: Mengapa Perempuan Jadi Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Dukungan emosional dari orang terdekat juga memberi keberanian untuk mencari pertolongan profesional ketika diperlukan.
Tanda-Tanda Teman Mungkin Sedang Depresi
-
Sedih berkepanjangan atau sering menangis
-
Kehilangan semangat dan minat pada hal-hal yang biasanya disukai
-
Menarik diri dari pergaulan
-
Mengeluh kelelahan terus-menerus
-
Berbicara soal keputusasaan atau merasa tidak berharga
Mengenali tanda-tanda ini sejak awal sangat penting agar kita bisa segera hadir dan mendukung mereka.
Cara Sederhana untuk Mendukung Teman yang Sedang Depresi
-
Dengarkan dengan Empati
Biarkan mereka bercerita tanpa interupsi atau penghakiman. Kadang, didengar saja sudah sangat membantu. -
Nyatakan Bahwa Kamu Ada untuknya
Ungkapan sederhana seperti “Aku ada di sini kalau kamu butuh” bisa memberikan rasa aman.
-
Dorong ke Bantuan Profesional
Jika gejalanya cukup berat, ajak dengan lembut untuk menemui psikolog atau psikiater.
-
Bantu Hal-Hal Sehari-Hari
Tawarkan bantuan praktis, seperti menemani berbelanja, mengurus pekerjaan kecil, atau sekadar menemaninya keluar rumah.
-
Jaga Komunikasi Secara Konsisten
Kirim pesan, telepon, atau ajak bertemu sesekali. Kontak sederhana membuat mereka merasa tidak dilupakan.
-
Sabar dan Realistis
Depresi tidak bisa hilang dalam semalam. Sabar dan jangan memaksakan mereka untuk cepat “sembuh”.
Ingat, menjadi teman yang peduli bukan berarti harus menyembuhkan depresi mereka. Peran kita adalah memastikan mereka tidak menghadapi semuanya sendirian.
Baca Juga: CISDI Minta Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan Program MBG
Dukungan kecil yang tulus bisa menjadi sumber kekuatan besar—bahkan secercah harapan—bagi teman yang tengah berjuang.
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










