Akurat

7 Tanaman Obat untuk Mata Merah dan Iritasi yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

Ahmad Munjin | 16 Mei 2025, 12:35 WIB
7 Tanaman Obat untuk Mata Merah dan Iritasi yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

 AKURAT.CO, Tanaman obat untuk mata merah dan iritasi bisa menjadi solusi alami yang aman dan efektif untuk mengatasi gangguan ringan pada mata. Kondisi ini umum terjadi dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti debu, polusi, alergi, infeksi ringan, atau paparan layar digital berlebihan.

Penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan telah menjadi bagian penting dari warisan pengobatan tradisional di banyak daerah, termasuk di berbagai wilayah di Tanah Air. Riset-riset terbaru yang dilakukan oleh sejumlah universitas dan lembaga kesehatan menunjukkan bahwa beberapa tanaman memiliki kandungan zat aktif yang mampu meredakan peradangan dan iritasi mata.

Pada artikel yang bersumber dari pafikabpasaman.org ini, Kamu akan menemukan berbagai tanaman herbal yang terbukti secara ilmiah, lengkap dengan cara penggunaannya untuk mengobati mata merah dan iritasi secara alami.

1. Daun Sirih

Tanaman daun sirih (Piper betle) terkenal dengan sifat antiseptiknya yang kuat. Penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menyebutkan bahwa ekstrak daun sirih mengandung senyawa fenol dan eugenol yang mampu membunuh bakteri penyebab infeksi ringan pada mata. Cara penggunaannya cukup sederhana, Kamu bisa merebus beberapa lembar daun sirih dalam air bersih, lalu diamkan hingga hangat. Air rebusan tersebut kemudian dapat digunakan untuk mencuci mata atau dikompreskan menggunakan kapas steril.

Baca Juga: Kenali Penyebab Sakit Kepala Tegang, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Baca Juga: Kenali Penyebab Perut Kembung pada Anak, PAFI Beri Solusi Pengobatan

2. Bunga Kitolod

Bunga kitolod (Isotoma longiflora) telah digunakan oleh masyarakat pedesaan untuk mengatasi mata merah dan iritasi sejak lama. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Universitas Negeri Yogyakarta, bunga kitolod mengandung alkaloid dan flavonoid yang bersifat anti-inflamasi dan anti-bakteri. Ekstrak dari bunga ini dapat digunakan dengan cara meneteskan air rebusan kitolod yang sudah disaring ke mata, namun harus sangat hati-hati dalam penggunaannya. Sebaiknya, konsultasikan dahulu dengan ahli herbal atau tenaga medis yang berpengalaman sebelum menggunakannya secara langsung.

3. Lidah Buaya

Lidah buaya (Aloe vera) memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan mata. Penelitian dari Poltekkes Kemenkes Surabaya menunjukkan bahwa ekstrak lidah buaya mengandung senyawa aloin dan emodin yang bersifat anti-peradangan serta membantu mempercepat regenerasi sel. Gel lidah buaya yang sudah dibersihkan dari getah kuningnya dapat dioleskan secara tipis di sekitar kelopak mata untuk mengurangi iritasi dan rasa gatal akibat mata merah. Pastikan tidak mengenai bola mata secara langsung untuk menghindari rasa perih.

4. Kunyit

Kunyit atau Curcuma longa dikenal luas sebagai rempah anti-inflamasi alami. Dalam jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Airlangga, disebutkan bahwa kurkumin—zat aktif dalam kunyit—mampu menekan proses peradangan dan membunuh mikroorganisme patogen. Untuk penggunaan mata, rebusan kunyit dapat digunakan untuk mencuci area sekitar mata atau sebagai kompres hangat guna mengurangi bengkak dan kemerahan. Cara ini telah digunakan secara turun temurun di berbagai wilayah pedesaan.

Baca Juga: Kenali Penyebab Demam Naik Turun pada Anak, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Baca Juga: Kenali Penyebab Nyeri Ulu Hati pada Ibu Hamil, PAFI Beri Solusi Pengobatan

5. Daun Miana

Daun miana (Coleus scutellarioides) menjadi salah satu tanaman herbal yang mulai mendapat perhatian dari dunia medis. Studi dari Universitas Sam Ratulangi mengungkapkan bahwa daun ini memiliki efek anti-bakteri dan anti-alergi yang cukup baik. Cara penggunaannya untuk iritasi mata adalah dengan menumbuk daun segar yang telah dicuci bersih, kemudian mencampurkannya dengan air matang, lalu menyaring airnya dan menggunakannya sebagai obat tetes alami dalam jumlah kecil. Hanya gunakan air yang benar-benar steril dan konsultasikan lebih lanjut dengan praktisi kesehatan herbal.

6. Bunga Melati

Bunga melati tidak hanya wangi dan menenangkan, tapi juga mengandung senyawa linalool dan flavonoid yang bersifat antioksidan dan menyejukkan. Penelitian dari Universitas Udayana membuktikan bahwa air rendaman bunga melati dapat meredakan iritasi ringan pada mata akibat alergi atau kelelahan. Cara penggunaannya cukup dengan merendam bunga melati segar ke dalam air matang dingin selama beberapa jam, lalu airnya digunakan untuk mencuci mata dengan bantuan kapas steril.

7. Air Rebusan Daun Sambung Nyawa

Daun sambung nyawa (Gynura procumbens) dikenal karena manfaatnya dalam menjaga kesehatan secara umum. Namun, studi dari Universitas Andalas menunjukkan bahwa daun ini juga memiliki efek anti-radang yang bermanfaat untuk meredakan mata merah. Daun segar dapat direbus dalam air bersih, didinginkan, lalu airnya digunakan untuk mencuci bagian luar mata atau sebagai kompres. Efek sejuk dari air rebusan ini mampu mengurangi rasa panas dan gatal pada mata.

Baca Juga: Kenali Penyebab Panas Dalam pada Ibu Hamil, PAFI Beri Solusi Pengobatan

Baca Juga: 30 Tahun di Indonesia, Sun Life Donasikan Peralatan Basket untuk Puluhan Sekolah Melalui Program Hoops+Health

Kesimpulan

Penggunaan tanaman obat untuk mata merah dan iritasi telah menjadi praktik alami yang efektif di berbagai daerah. Dengan kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan minyak atsiri, tanaman seperti daun sirih, bunga kitolod, hingga lidah buaya terbukti mampu mengurangi gejala iritasi tanpa efek samping kimia berbahaya. Meskipun demikian, Kamu tetap perlu berhati-hati dan memastikan kebersihan bahan sebelum digunakan, terutama pada organ sensitif seperti mata.

Berbagai penelitian dari universitas dan lembaga kesehatan dalam negeri juga semakin memperkuat pemahaman akan efektivitas tanaman herbal dalam dunia pengobatan modern. Ini menunjukkan bahwa warisan leluhur kita memiliki dasar ilmiah yang kuat dan layak untuk terus dikembangkan.

Jika Kamu ingin mencoba metode alami ini, pastikan untuk memilih bahan yang segar dan bersih, mengikuti prosedur yang tepat, serta berkonsultasi dengan ahli bila perlu. Tanaman obat bisa menjadi alternatif yang tidak hanya aman, tetapi juga terjangkau dan ramah lingkungan dalam menjaga kesehatan mata Kamu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.