7 Pengobatan Efektif untuk Demam Tinggi pada Dewasa yang Perlu Kamu Ketahui

AKURAT.CO Demam tinggi pada dewasa sering kali menjadi gejala yang mengkhawatirkan. Demam ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, bakteri, hingga kondisi medis tertentu. Ketika tubuh mengalami suhu lebih tinggi dari 38°C, maka itu menjadi pertanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan sesuatu yang abnormal.
Untuk mengatasi demam tinggi, pengobatan yang tepat sangat diperlukan. Pengobatan untuk demam tinggi pada dewasa meliputi penggunaan obat penurun demam, kompres hangat, menjaga hidrasi, dan makan makanan bergizi.
Dikutip dari situs pafibaritoselatankab.org, berikut ini beberapa metode pengobatan untuk demam tinggi pada dewasa yang didukung oleh penelitian di Indonesia.
Apa yang Menyebabkan Demam Tinggi pada Dewasa?
Sebelum membahas pengobatan untuk demam tinggi pada dewasa, penting untuk memahami penyebabnya. Demam tinggi bisa disebabkan oleh infeksi seperti flu, demam berdarah, malaria, hingga penyakit lainnya.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Indonesia, infeksi virus menjadi salah satu penyebab utama demam di Indonesia. Selain itu, kondisi seperti dehidrasi dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh juga bisa memicu terjadinya demam tinggi. Oleh karena itu, pengobatan harus disesuaikan dengan penyebabnya agar lebih efektif.
1. Penggunaan Obat Penurun Demam
Obat penurun demam menjadi langkah pertama yang sering digunakan untuk meredakan demam tinggi pada dewasa. Obat seperti parasetamol atau ibuprofen adalah pilihan yang umum digunakan untuk menurunkan suhu tubuh.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), obat-obatan ini terbukti efektif dalam mengurangi suhu tubuh, terutama dalam kasus demam ringan hingga sedang. Pastikan kamu mengikuti dosis yang dianjurkan agar pengobatan ini dapat bekerja optimal.
2. Kompres Hangat untuk Menurunkan Suhu Tubuh
Selain obat-obatan, kompres hangat juga merupakan salah satu pengobatan alami yang bisa membantu menurunkan suhu tubuh pada dewasa. Kompres dengan air hangat yang ditempelkan pada dahi atau tubuh dapat mempercepat proses pendinginan tubuh.
Penelitian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta menunjukkan bahwa kompres hangat dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu tubuh mengatur suhu secara alami. Kamu bisa mencoba cara ini jika demam tidak terlalu tinggi dan tidak disertai gejala serius lainnya.
3. Cukup Istirahat dan Jaga Hidrasi
Istirahat yang cukup dan menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah bagian penting dalam proses penyembuhan. Demam tinggi seringkali membuat tubuh merasa lemah dan dehidrasi, sehingga kamu perlu banyak minum air putih.
Penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menunjukkan bahwa dehidrasi dapat memperburuk kondisi demam, sehingga menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan air atau cairan elektrolit sangat dianjurkan. Pastikan kamu menghindari minuman berkafein atau alkohol karena dapat memperburuk dehidrasi.
4. Makan Makanan Bergizi dan Ringan
Meskipun tubuh sedang dalam kondisi demam tinggi, kamu tetap perlu asupan gizi yang cukup. Makanan yang mudah dicerna dan kaya akan vitamin dan mineral sangat penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Makanan seperti sup ayam atau bubur ayam bisa menjadi pilihan yang tepat karena mudah dicerna dan mengandung banyak nutrisi. P
enelitian di Indonesia juga menunjukkan bahwa asupan gizi yang baik dapat mempercepat proses pemulihan pada penderita demam tinggi. Jangan lupa untuk makan dalam porsi kecil namun sering agar tubuh tetap mendapatkan energi yang cukup.
5. Hindari Penggunaan Pakaian Terlalu Tebal
Beberapa orang sering kali mengenakan pakaian yang terlalu tebal ketika demam tinggi, dengan harapan tubuh bisa merasa lebih hangat. Padahal, ini justru bisa membuat suhu tubuh semakin tinggi.
Sebuah studi dari Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta menyebutkan bahwa penggunaan pakaian ringan saat demam lebih efektif untuk membantu tubuh menurunkan suhu dengan lebih cepat. Kamu bisa mengenakan pakaian tipis dan nyaman agar tubuh tidak merasa kepanasan.
6. Terapi Uap atau Inhalasi
Jika demam tinggi disertai dengan gejala lain seperti batuk atau hidung tersumbat, terapi uap bisa membantu meredakan gejala tersebut. Inhalasi uap panas dapat membantu membuka saluran pernapasan dan membuat kamu merasa lebih lega.
Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa uap panas yang dihirup secara rutin dapat mempercepat pemulihan dari penyakit pernapasan yang menyebabkan demam tinggi. Cobalah inhalasi uap dengan bahan alami seperti daun eucalyptus atau jahe untuk meredakan demam.
7. Konsultasi dengan Dokter untuk Pengobatan Lanjutan
Meskipun banyak pengobatan untuk demam tinggi pada dewasa yang dapat dilakukan di rumah, ada kalanya kamu perlu berkonsultasi dengan dokter, terutama jika demam berlangsung lebih dari 3 hari atau disertai gejala lain yang memburuk.
Menurut data dari Ikatan Dokter Indonesia, penanganan medis yang tepat sangat diperlukan jika demam disebabkan oleh infeksi berat seperti demam berdarah atau malaria. Dokter dapat memberikan pengobatan yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi medis yang dialami.
Kesimpulan
Jangan lupa untuk selalu konsultasikan dengan dokter jika gejala demam semakin parah atau tidak kunjung membaik. Dengan pengobatan yang tepat, kamu bisa segera merasa lebih baik dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Jaga kesehatan dengan baik, dan semoga artikel ini membantu kamu memahami pengobatan untuk demam tinggi pada dewasa yang efektif!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









