Perhatian, Ini Gejala Monkeypox dan Cara Pencegahannya

AKURAT.CO Gejala Monkeypox atau cacar monyet dan cara pencegahannya wajib diketahui oleh seluruh masyarakat.
Hal ini karena WHO telah menetapkan Monkeypox sebagai darurat kesehatan global.
Kemenkes RI juga telah mengimbau kepada masyarakat terkai gejala Monkeypox dan cara pencegahannya agar tidak meluas di Tanah Air.
Dengan memahami gejala Monkeypox dan cara pencegahannya, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mengetahui lebih awal bagaimana cara mengobati penyakit tersebut.
Baca Juga: Ramai Virus Mpox, Ini Doa agar Terhindar dari Penyakit Ini
Pengertian Monkeypox
Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang berasal dari Monkeypox virus (MPXV) yang termasuk dalam genus Orthopoxvirus.
Penyakit ini ditularkan melalui binatang primate seperti monyet, dan hewan pengerat, seperti tikus, tupai, atau hamster yang terinfeks.
Namun, penyakit ini juga bisa menular dari orang ke orang.
Gejala Monkeypox
Gejala Monkeypox biasanya muncul dalam waktu 5-21 hari setelah terpapar virus dan dapat berlangsung selama 2-4 minggu. Gejala yang umum muncul antara lain:
1. Tahap invasi
Pada fase awal ini, terdapat beberapa gejala yang perlu diwaspadai, yaitu:
- Nyeri otot.
- Sakit kepala.
- Pembengkakan kelenjar getah bening.
- Nyeri punggung.
- Menggigil.
- Kelelahan.
- Demam, yang merupakan salah satu gejala umum di awal infeksi.
Seseorang yang terinfeksi juga akan mengalami muncul ruam dalam Waktu 1-3 hari.
Ruam tersebut nanti akan muncul di berbagai area tubuh, seperti wajah, tangan, kaki, mulut, area kelamin, dan bahkan di sekitar mata.
2. Tahap Erupsi Kulit
Setelah ruam muncul, mereka akan berkembang menjadi lesi yang melalui beberapa tahapan berikut:
- Makula: Lesi berubah warna namun tetap datar pada permukaan kulit.
- Papula: Lesi mulai sedikit terangkat.
- Vesikel: Lesi semakin berkembang, membentuk benjolan berisi cairan jernih.
- Pustula: Cairan di dalam lesi berubah menjadi kekuningan.
Setelah tahap pustula, lesi akan mengering dan mengelupas.
Cara Penularan Monkeypox
Monkeypop dapat menular melalui hewan ke manusia ataupun antar manusia. Penyakit ini juga bisa ditularkan dari ibu hamil kepada janin yang dikandungnya melalui plasenta.
Monkeypox bisa tertular karena adanya cakaran atau goresan dari hewan yang terinfeksi virus ini.
Selain itu, cairan tubuh atau darah dari hewan yang terinfeksi juga bisa menyebabkan penularan, terutama jika cairan tersebut mengenai luka terbuka di tubuh manusia.
Penularan Monkeypox juga bisa terjadi antar manusia ke manusia melalui kontak langsung dengan luka, koreng, atau cairan tubuh dari seseorang yang terinfeksi cacar monyet.
Tak hanya itu, penggunaan barang secara Bersama terhadap seseorang yang terinfeksi juga bisa menjadi cara penyebaran Monkeypox.
Jika Anda mengalami gejala yang mirip dengan Mpox, segera hubungi dokter. Semakin cepat terdiagnosis dan mendapatkan perawatan, semakin baik prognosisnya.
Baca Juga: Singapura Perketat Pintu Masuk Imbas Cacar Mpox
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








