Apakah Cairan Kelamin, Darah dan ASI Dapat Menularkan HIV?
Sultan Tanjung | 9 Juli 2024, 16:15 WIB

AKURAT.CO HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).
Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh tertentu. Mari kita eksplorasi lebih lanjut mengenai penularan HIV melalui cairan kelamin, darah, dan ASI.
- Cairan Kelamin:
- HIV dapat menular melalui cairan sperma dan cairan vagina.
- Kontak seksual tanpa penggunaan kondom dengan pasangan yang terinfeksi HIV merupakan risiko utama penularan melalui cairan kelamin.
- Darah:
- Penularan HIV melalui darah terjadi jika seseorang terpapar darah yang mengandung virus.
- Berbagi jarum suntik dengan orang yang terinfeksi HIV, transfusi darah yang tidak teruji, atau tato/piercing dengan alat yang tidak steril dapat menyebabkan penularan melalui darah.
- ASI (Air Susu Ibu):
- Ibu yang terinfeksi HIV dapat menularkan virus kepada bayinya melalui ASI.
- Namun, dengan pengobatan yang tepat, risiko penularan dari ibu ke bayi dapat dikurangi secara signifikan.
Kesimpulan
HIV/AIDS bukan hanya masalah seks bebas dan narkoba. Penularan melalui cairan tubuh seperti darah, cairan kelamin, dan ASI adalah fakta yang perlu kita pahami.
Mari terus edukasi diri dan masyarakat untuk mengurangi risiko penularan HIV.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







