Hasil Studi Ungkap Kesenjangan Pendidikan Mempengaruhi Tingkat Kematian

AKURAT.CO - Sebuah studi terbaru di Jepang menyoroti hubungan antara tingkat pendidikan dan risiko kematian dini. Menurut penelitian ini, individu dengan pendidikan rendah memiliki risiko lebih tinggi terkena kematian dini dibandingkan dengan yang memiliki pendidikan tinggi.
Studi tersebut melibatkan analisis terhadap sekitar 8 juta orang dewasa di Jepang dengan rentang usia 30 hingga 79 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang tidak menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pertama memiliki risiko kematian 40 persen lebih tinggi daripada mereka yang lulus dari universitas atau perguruan tinggi.
Penelitian ini juga menyoroti perbedaan dalam perilaku terkait kesehatan antara kelompok pendidikan yang berbeda. Orang dengan pendidikan rendah cenderung lebih sering merokok dan kurang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Hasil studi ini menunjukkan bahwa perbedaan dalam tingkat kematian terutama terkait dengan penyakit pembuluh darah, kanker, dan penyakit jantung.
Meskipun kesenjangan pendidikan dalam kematian ditemukan, peneliti mencatat bahwa perbedaannya lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Eropa. Mereka percaya bahwa sistem asuransi kesehatan universal di Jepang menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada perbedaan ini.
"Kami ingin melakukan studi dalam skala yang lebih besar dan membuat rekomendasi untuk mengurangi kesenjangan kesehatan," kata Hirokazu Tanaka, seorang peneliti di Institut Pengendalian Kanker Pusat Kanker Nasional dan anggota tim peneliti, dikutip dari Asahi.com, Senin (1/4/2024).
Para peneliti berharap studi ini dapat menjadi dasar untuk mengambil langkah-langkah dalam mengurangi kesenjangan kesehatan di masyarakat. Temuan mereka telah dipublikasikan dalam Jurnal Epidemiologi Internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








