Syarat dan Cara Mendapatkan Vaksin DBD, Program Nasional untuk Melindungi Diri dari Virus Nyamuk

AKURAT.CO Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu jenis penyakit yang masih menjadi ancaman untuk masyarakat Indonesia, sehingga perlu mendapatkan vaksin DBD segera mungkin.
Tak perlu panik lagi, karena masyarakat Indonesia cukup tahu cara mendapatkan vaksin DBD, maka sudah mengurangi risiko penularan virus sebagai langkah pencegahan.
Alasan penting masyarakat perlu tahu cara mendapatkan vaksin DBD, karena virus tersebut sangat berbahaya dan bisa berujung kematian, jika tidak diatasi dengan cepat dan tepat.
Langkah penting untuk melindungi diri dan orang tersayang dari penyakit menular, seperti demam berdarah, adalah vaksin DBD.
Baca Juga: Catat! 7 Cara Efektif Mencegah Penyakit DBD di Rumah
Vaksin DBD dapat melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus penyebab demam berdarah.
Setelah itu, tubuh akan menciptakan pertahanan yang kuat, sehingga risiko terkena demam berdarah akan sangat rendah, jika tubuh terpapar virus.
Mengutip berbagai sumber, Kamis (28/3/2024), berikut ini cara mendapatkan vaksin DBD agar tubuh menjadi kebal terhadap virus.
Syarat dan Cara Mendapatkan Vaksin DBD
1. Usia 6 hingga 45 tahun
Seseorang yang berusia antara 6 dan 45 tahun disarankan untuk menerima vaksin DBD jenis TDV.
Baca Juga: Kemenkes: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Di Indonesia Dapat Basmi DBD, Simak Cara Kerjanya!
Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hanya mengizinkan penggunaan vaksin ini hingga usia 45 tahun, meskipun di beberapa negara vaksin ini berlaku hingga usia 60 tahun.
2. Status infeksi sebelumnya
Vaksin DBD jenis TDV dapat diberikan kepada orang yang sudah pernah terinfeksi dan orang yang belum pernah terinfeksi.
Ini membuat vaksin menjadi satu-satunya yang disetujui di Indonesia untuk mengobati demam berdarah. Namun, penggunaannya harus sesuai dengan rekomendasi resmi.
3. Ketahui kondisi sistem imun tubuh
Orang yang divaksinasi DBD harus mengetahui kondisi sistem imun tubuhnya sehat secara fisik. Jika seseorang menderita demam parah yang akut, vaksinasi harus ditunda.
Orang-orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh atau daya tahan tubuh yang lemah tidak disarankan untuk menerima vaksin DBD.
Tidak disarankan juga bagi orang yang saat ini mengonsumsi obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.
Harga vaksin DBD TDV di Indonesia berkisar antara Rp500 ribu, dan disarankan untuk diberikan dua kali agar mendapatkan hasil terbaik.
Di Indonesia, vaksin DBD dapat dibeli secara umum di banyak rumah sakit, klinik, layanan vaksinasi khusus, dan fasilitas kesehatan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







