Penyebab Stiff Person Syndrome, Penyakit yang Diidap Celine Dion

AKURAT.CO Kisah Penyanyi terkenal dunia, Celine Dion, yang mengidap penyakit langka Stiff Person Syndrome akan segera diangkat dalam sebuah film dokumenter bertajuk "I AM: Celine Dion". Tentu saja, para penggemar penasaran dengan gejala dan penyebab Stiff Person Syndrome ini.
Nantinya, film dokumenter tersebut akan menceritakan perjuangan seorang Celine Dion dalam menghadapi penyakit Stiff Person Syndrome, suatu kelainan neurologis langka yang didiagnosa pada tahun 2022 lalu. Selain itu, awal mula dan penyebab Stiff Person Syndrome ini juga akan diceritakan dalam dokumenter terbarunya ini.
I Am: Celine Dion, akan dirilis oleh Amazon-MGM, meskipun tanggal rilis film dokumenter ini masih dirahasiakan. Film ini direncanakan akan tayang eksklusif di Prime Video. Celine Dion mengajak masyarakat untuk lebih pedul terhadap gejala dan penyebab Stiff Person Syndrome.
"Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menemukan kondisi ini hingga belajar cara mengelolanya, tanpa membiarkan hal tersebut menghalangi perjalanan hidup saya," ungkap Celine Dion.
"Selama saya terus mengarungi dunia akting, saya menyadari betapa saya merindukan momen berinteraksi dengan para penggemar setia. Selama absennya kesempatan tersebut, saya memutuskan untuk mendokumentasikan fase hidup ini, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran mengenai kondisi yang masih belum sepenuhnya dipahami ini dan memberikan dukungan kepada individu-individu yang juga berbagi diagnosis serupa," sambungnya.
Sebenarnya, apa penyebab penyakit Stiff Person Syndrome yang diidap Celine Dion? Berikut ini informasi lengkapnya.
Apa itu Stiff Person Syndrome?
SPS adalah penyakit neurologis langka yang ditandai oleh kekakuan otot dan sering kali disertai dengan kejang. Kondisi ini bisa sangat membatasi pergerakan dan aktivitas sehari-hari penderitanya.
Nantinya, orang dengan SPS akan mengalami kekakuan otot yang tidak terkendali, yang dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, dan sering kali menyebabkan posisi tubuh yang kaku seperti patung.
Penyebab Stiff Person Syndrome
Sebenarnya penyebab SPS ini belum sepenuhnya diketahui secara pasti, tetapi para ahli berpendapat bahwa penyakit ini disebabkan dari reaksi autoimun tubuh.
Penyebab terjadinya gangguan autoimun sendiri karena sistem kekebalan tubuh, yang melibatkan antibodi, menyerang organisme asing. Dengan begitu, penderita SPS sendiri akan membentuk antibodi yang menargetkan enzim glutamic acid decarboxylase (GAD).
Baca Juga: Mengidap Penyakit Langka, Adik Ungkap Kondisi Terkini Celine Dion
Pada penderita stiff person syndrome, sistem kekebalan tubuh diyakini beroperasi dengan tidak semestinya, menyerang enzim GAD, dan mengurangi kuantitas gamma-aminobutyric (GABA) dalam tubuh.
Dengan penurunan jumlah GABA, saraf-saraf tersebut menjadi lebih aktif daripada yang seharusnya, bahkan ketika aktivitas tersebut tidak diperlukan. Kondisi ini menyebabkan berkembangnya gejala SPS, termasuk kejang otot.
Selain penurunan jumlah GABA, menurut Yale Medicine, banyak penderita SPS juga mengalami penyakit autoimun lainnya, seperti diabetes tipe-1, vitiligo (hilangnya pigmen pada kulit), dan anemia pernisiosa (kekurangan sel darah merah).
Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat, keluarga, dan pihak medis sangat penting dalam memberikan bantuan kepada mereka yang menderita penyakit langka ini.
Baca Juga: Mengenal Stiff Person Syndrome, Penyakit Langka Otot yang Diidap Celine Dion
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





