Catat! 7 Cara Efektif Mencegah Penyakit DBD di Rumah

AKURAT.CO Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini terus menjadi masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian serius.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya terdapat jutaan kasus demam berdarah di seluruh dunia. Bahkan, angka kematian yang disebabkan oleh penyakit ini terus meningkat.
Dalam menghadapi ancaman demam berdarah, langkah-langkah pencegahan yang efektif sangat diperlukan untuk melindungi masyarakat.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk lembaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat umum, untuk mencegah penyebaran demam berdarah. Dibawah ini adalah beberapa cara efektif yang dapat diambil dalam upaya mencegah penyebaran demam berdarah.
Baca Juga: Vaksin DBD Tersedia Di Indonesia, Simak Syaratnya!
1. Pengelolaan Lingkungan
Salah satu langkah awal yang dapat diambil untuk mencegah penyebaran demam berdarah adalah dengan mengelola lingkungan. Nyamuk Aedes aegypti, sebagai vektor penyakit, biasanya berkembang biak di tempat-tempat yang kotor dan lembap.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, seperti membersihkan genangan air, menghilangkan tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, dan menjaga kebersihan selokan, dapat membantu mengurangi populasi nyamuk.
2. Pemberantasan Sarang Nyamuk
Mengidentifikasi dan menghancurkan sarang nyamuk adalah langkah penting dalam pencegahan demam berdarah. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan rutin di sekitar rumah, termasuk di dalam dan di sekitar tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Menggunakan larvasida atau insektisida pada tempat-tempat yang sulit dijangkau juga dapat membantu mengendalikan populasi nyamuk.
3. Penggunaan Kelambu dan Repellent
Menggunakan kelambu saat tidur dan mengoleskan repellent pada kulit adalah langkah sederhana namun efektif dalam melindungi diri dari gigitan nyamuk.
Repellent yang mengandung DEET, picaridin, atau eucalyptus oil dapat membantu mencegah nyamuk mendekati dan menggigit kulit.
4. Pemberian Vaksin Dengue
Vaksin Dengue telah dikembangkan sebagai salah satu cara pencegahan yang efektif. Menerima vaksin ini dapat memberikan kekebalan tubuh terhadap virus dengue, sehingga mengurangi risiko terkena demam berdarah. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan untuk informasi lebih lanjut mengenai vaksinasi ini.
5. Gunakan Pakaian Tertutup di Pagi dan Sore Hari
DBD disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yang umumnya aktif pada pagi dan sore hari. Menggunakan pakaian yang menutupi kulit dapat membantu melindungi diri dari gigitan nyamuk tersebut.
6. Tidak Menumpuk Baju
Menumpuk baju atau barang-barang lain dapat menciptakan tempat persembunyian bagi nyamuk. Pastikan untuk menjaga lingkungan sekitar tetap bersih dan rapi, serta tidak meninggalkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk.
7. Fogging
Fogging adalah metode pengendalian vektor penyakit dengan menyemprotkan cairan insektisida ke udara. Hal ini dapat membantu membunuh nyamuk yang berada di sekitar area tertentu. Fogging biasanya dilakukan oleh pihak berwenang, seperti dinas kesehatan setempat, dalam upaya pengendalian penyakit menular.
Demam berdarah bukan hanya masalah kesehatan individual, melainkan juga masalah kesehatan masyarakat.
Dengan mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan yang efektif, dapat menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas dari ancaman demam berdarah.
Pentingnya memahami risiko dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga melibatkan komitmen untuk melindungi keselamatan dan kesehatan bersama.
Baca Juga: 5 Cara Mengusir Nyamuk Penyebab DBD
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









