Bocah Di Bekasi Meninggal Gegara Mati Batang Otak, Ini Gejala Yang Wajib Diwaspadai

AKURAT.CO Seorang anak berinisal A berusia 7 tahun dilaporkan mengalami mati batang otak usai operasi amandel di sebuah rumah sakit di Bekasi pada Senin (2/10/2023).
Diketahui korban sempat mengalami kritis dan tidak sadarkan diri, pihak dokter mengindikasi korban mengalami kondisi mati batang lalu dinyatakan meninggal dunia.
Mati batang otak merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan sebuah kondisi saat batang otak sudah tidak dapat berfungsi secara permanen.
Batang otak bertanggung jawab mengatur sebagian besar fungsi otomatis tubuh yang penting bagi kehidupan. Nantinya batang otak akan menyampaikan informasi ke dan dari otak ke seluruh tubuh.
Sehingga dengan kematian batang otak, tidak mungkin seseorang akan tetap sadar.
Apa gejala mati batang otak yang harus diwaspadai?
Dikutip dari Better Health, berikut ini gejala atau tanda-tanda mati otak yang perlu diwaspadai.
1. Tes elektroensefalogram tidak menunjukkan aktivitas otak sama sekali.
2. Seseorang tidak menunjukkan reaksi terhadap rasa sakit.
3. Pupil mata yang tidak bereaksi terhadap cahaya.
4. Mata tidak bergerak ketika kepala digerakkan.
Baca Juga: Ini Pengertian Dan Penyebab Mati Batang Otak, Dialami Bocah Di Bekasi Usai Operasi Amandel
5. Tidak ada refleks faringeal saat bagian belakang tenggorokan disentuh.
6. Mata tidak berkedip saat permukaan mata disentuh.
7. Mata tidak bergerak ketika es dituangkan ke dalam telinga.
8. Tidak bernafas ketika ventilator dimatikan.
9. Hilang kesadaran.
10. Tidak menunjukkan respon muntah atau batuk.
Jika terdapat tanda-tanda seperti di atas maka kehidupan pasien tergantung dari mesin dan obat-obatan yang membantu menjaga organ dalam.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Otak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








