Kenali Bahaya Mengelupas Bibir Kering Bagi Kesehatan

AKURAT.CO Apakah kamu sering mengelupas bibir yang kering? Lebih Parah lagi bibir kamu menjadi terluka akibat itu. Jika iya, maka kebiasaan ini harus dihentikan.
Seseorang yang mengelupas bibir kering terkadang tidak sadar saat melakukannya.
Biasanya kondisi ini akan membuat bibir menjadi tidak nyaman. Sehingga mereka tanpa sadar mengelupasnya.
Baca Juga: 5 Penyebab Bibir Hitam Selain Merokok, Bisa Disebabkan Gangguan Kesehatan?
Setelah melakukan ini, bibir menjadi terasa perih hingga mengeluarkan darah.
Hal ini akan memberikan efek bahaya bagi kesehatan bibir.
Lantas, apa saja bahaya yang akan terjadi?
Dampak Bahaya Mengelupas Bibir
Menurut beberapa sumber, kebiasaan mengelupas bibir kering dapat berisiko terjadinya tumor.
Penyebabnya karena bibir mengalami luka akibat terkena pembuluh darah.
Jika kondisi makin memburuk, bibir akan menjadi sensitif. Bahkan akan mudah berdarah saat tersenggol.
Penderita harus menjalani operasi kecil untuk menutup pembuluh darah yang telah terluka.
Baca Juga: 10 Cara Mencerahkan Bibir Secara Alami, Bikin Makin Pede
Selain itu, bibir yang terus menerus terluka dan tidak sembuh bisa menjadi kanker.
Maka disarankan untuk tidak mengelupas bibir yang kering karena akan membahayakan kesehatan diri.
Penyebab Bibir Kering
Kamu akan bertanya-tanya mengapa kondisi bibir seseorang bisa kering?
Ada beberapa penyebab terjadinya bibir kering, sebagai berikut:
-
Terkena paparan sinar matahari
Tidak hanya kulit tubuh yang harus dilindungi dari sinar matahari, tetapi ini berlaku juga pada bibir.
Apabila tidak terlindungi, maka sinar UV matahari akan membuat bibir menjadi kering bahkan melepuh.
-
Suka menjilat bibir
Saat bibir kering, secara tidak sadar kamu akan menjilat bibir untuk membasahinya. Padahal kebiasaan ini justru membuat bibir menjadi lebih kering.
Penyebabnya karena kandungan enzim dalam air liur dapat menghilangkan kelembapan bibir.
-
Hindari pelembab bibir perasa
Hal ini dapat menyebabkan bibir tambah kering dan memicu kamu membasahi bibir berulang kali.
-
Terkena bahan kimia iritatif
Iritasi bisa menyebabkan kulit bibir menjadi rusak dan meradang. Sehingga bibir akan mudah kering.
Biasanya ditemukan pada pewarna, parfum, dan bahan kimia lainnya.
-
Mengonsumsi obat-obatan
Kandungan obat tertentu dapat memicu bibir menjadi kering hingga pecah-pecah.
Seperti pada vitamin A, retinoid, litium, kortikosteroid, dan obat-obatan kanker.
Cara Mengatasi Bibir Kering
Berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi bibir kering:
-
Jangan membasahi dan mengelupas bibir
Hal ini karena air liur yang membasahi bibir akan cepat menguap dan membuat bibir menjadi kering.
Selain itu, mengelupas bagian kering juga bisa menyebabkan bibir terluka hingga peradangan.
Maka hindari membasahi dan mengelupas bibir.
-
Minum air putih
Kekurangan cairan dalam tubuh dapat mengurangi kelembapan bibir.
Oleh karena itu, minumlah air putih yang cukup minimal 8 gelas dalam sehari.
Hal ini bisa menghindari kulit dehidrasi dan bibir kering.
-
Menggunakan lip balm pada bibir kering
Lip balm biasanya mengandung petroleum, beeswax atau minyak lainnya yang akan melindungi bibir.
Selain itu, lip balm juga berfungsi untuk melembutkan dan menutrisi bibir supaya tidak kering.
-
Perhatikan dalam menggunakan produk skincare
Beberapa produk skincare biasanya mengandung bahan kimia.
Jika bibir terpapar bahan kimia ini, maka bibir akan menjadi kering.
-
Pakailah gel lidah buaya
Kandungan gel ini bisa mengatasi berbagai masalah kulit, seperti melembabkan dan mempercepat pemulihan luka.
Caranya mudah, kamu langsung mengoleskan sedikit ke bibir maksimal 3 kali sehari.
-
Memakai obat atau krim dari dokter
Bibir kering atau mengelupas bisa diatasi dengan melakukan pemeriksaan dari dokter kulit.
Ini bertujuan untuk mendapat penanganan yang tepat dan sesuai.
Begitulah informasi mengenai bahaya mengelupas bibir kering bagi kesehatan. Semoga bermanfaat. (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








