Akurat Logo

Olahraga Di Malam Hari: Penjelasan Dan Bahaya Yang Menghantui

Eko Krisyanto | 11 September 2023, 17:28 WIB
Olahraga Di Malam Hari: Penjelasan Dan Bahaya Yang Menghantui

AKURAT.CO Pada dasarnya olahraga merupakan salah satu kebutuhan yang penting dilakukan oleh manusia agar kondisi fisik dan kesehatannya tetap terjaga dengan baik.

Setiap orang bebas memilih jenis olahraga yang diinginkannya, seperti bersepeda, berenang, berlari dan sebagainya. Tak sedikit dari mereka yang melakukannya pada malam hari setelah beraktivitas.

Olahraga malam menjadi aktivitas yang berguna bagi tubuh untuk meningkatkan enzim dan otot. Selain itu, kegunaan lainnya juga dapat memberikan rasa rileks dan nyaman pada tubuh dan pikiran.

Waktu terbaik melakukan olahraga malam adalah sekitar pukul 18.00 hingga 20.00. Saat itu, suhu tubuh sedang berada dalam kondisi yang fleksibel.

Manfaat Olahraga Malam Hari

Menurut sebuah penelitian mengungkapkan bahwa olahraga malam memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh. Ada beberapa manfaat yang diperoleh, antara lain:

1. Mengurangi perasaan stres dalam tubuh

Jika seseorang melakukan olahraga malam secara rutin dapat membantu mengurangi serta menurunkan stres dalam tubuh. Melalui aktivitas tersebut akan memicu produksi hormon endorfin yang memberikan rasa tenang pada otak.

2. Meningkatkan kualitas tidur

Olahraga malam sangat bermanfaat bagi pengidap insomnia karena efektif meningkatkan kualitas tidur. Sejumlah penelitian juga mengungkapkan bahwa olahraga malam bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak serta kualitas tidur pun akan membaik.

3. Meningkatkan penampilan olahraga

Hal ini karena paru-paru dan metabolisme tubuh bekerja lebih baik pada malam hari. Selain itu, otot tubuh yang lelah setelah beraktivitas akan menjadi lebih rileks dan fleksibel. Sehingga risiko cedera atau kram pada tubuh semakin kecil saat melakukan olahraga malam.

Risiko Olahraga Malam Hari

Meskipun bermanfaat bagi kesehatan tubuh, olahraga malam ternyata juga dapat menyebabkan risiko seseorang menjadi kesulitan tidur. Kondisi tersebut terjadi jika dilakukan saat menjelang tidur. Salah satu penyebabnya karena peningkatan suhu dan metabolisme tubuh setelah olahraga sehingga membuat seseorang menjadi terjaga.

Ketika terpaksa ingin melakukan olahraga sebelum tidur, maka dianjurkan untuk tidak memilih jenis olahraga yang berat seperti senam aerobik, mengangkat beban, dan sebagainya.

Supaya kualitas tidur membaik setelah olahraga malam, disarankan untuk tidak mengonsumsi kafein, alkohol, dan makanan dalam jumlah besar. Hal tersebut berguna dalam mengurangi risiko terbangun di tengah malam.

Efek berolahraga bagi tubuh sangatlah baik meski hanya dilakukan sebentar saja, dibandingkan tidak sama sekali. Namun, perlu diperhatikan juga waktu dan jenis olahraga supaya tidak mengganggu jam tidur seseorang. (Tasya Nurhaliza Putri)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK