Hindari Sedentary Lifestyle Dengan Sunah Rasulullah SAW

AKURAT.CO Sedentary lifestyle merupakan kebiasaan yang dilakukan di luar jam tidur. Hal ini menyebabkan tubuh mengeluarkan sedikit kalori sehingga dapat meningkatkan risiko kematian dan timbulnya berbagai penyakit.
Selain berolahraga dan melakukan berbagai aktivitas bermanfaat, menghindari sedentary lifestyle bisa dilakukan dengan mengikuti sunah Rasulullah SAW dalam mengatur jam tidur.
Hindari Sedentary Lifestyle
Sebagaimana dikutip dari ceramah Ustaz Abdul Somad, Senin (4/9/2023), mengatakan bahwa lamanya waktu tidur Rasulullah SAW adalah kisaran 5-6 jam saja, sebagaimana dijelaskan pada hadis berikut:
وَعَنْهَا : أَنَّ النَّبِيَّ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - كَانَ يَنَامُ أَوَّلَ اللَّيْلِ ، وَيَقُومُ آخِرَهُ فَيُصَلِّي . مُتَّفَقٌ عَلَيْه
Artinya: Rasulullah SAW tidur pada awal malam dan bangun pada penghujung malam. Lalu beliau melakukan salat (Mutafaqqun 'alaih). (Bukhari 1146 dan Muslim 739)
Pada malam hari Rasulullah SAW juga mengatur jam tidurnya lebih awal, seperti yang tercantum dalam hadis riwayat Bukhari Nomor 568 yakni:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا.
Artinya: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci tidur sebelum salat Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya. (Bukhari 568)
Dari dua hadis tersebut sudah menjelaskan bahwa Rasulullah SAW akan tidur setelah melaksanakan salat Isya dan tidak akan suka mengobrol hal-hal yang tidak bermanfaat setelah salat Isya. Hal ini dilakukan Rasulullah SAW untuk tidur lebih awal malam, sehingga di penghujung malam Rasulullah SAW bisa bangun untuk melaksanakan salat malam.
Dengan mengikuti sunah Rasulullah SAW ini dapat menjadi salah satu cara untuk menghindari kebiasaan sedentary lifestyle yakni dengan tidur lebih awal malam dan bangun pada penghujung malam.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan tentang waktu untuk tidur yang dianjurkan dan tidak dianjurkan yaitu:
1. Tidur di pagi hari atau setelah salat Subuh sangat tidak dianjurkan, sebab melakukan tidur di pagi hari dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan membuat seseorang akan malas dalam beraktivitas seperti berolahraga.
2. Tidur di waktu sore hari juga dilarang oleh Rasulullah SAW, sebab bisa membuat orang kehilangan konsentrasi dalam berpikir serta emosi yang kurang stabil.
3. Kemudian untuk waktu tidur yang dianjurkan adalah sebelum menjelang siang atau sebelum salat Zuhur. Melaksanakan tidur siang sebentar dalam Islam disebut dengan waktu qailullah.
Dalam hadis dijelaskan:
قِيلُوا فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَقِيلُ
Artinya: Tidurlah qailulah (siang hari) kalian, sesungguhnya setan tidak tidur di waktu qailulah (HR Ath-Thabrani)
Rebahan dan duduk lebih dari delapan jam adalah sedentary lifestyle yang banyak sekali dialami oleh anak muda jaman sekarang. Kurangnya gerak dan aktivitas yang produktif membuat sebagian besar anak muda mengalami gaya hidup seperti ini. Lalu apa saja penyakit yang timbul dari sedentary lifestyle?
Dikutip dari akun Tiktok dr. Aiman Idrus Alatas, inilah jenis penyakit yang disebabkan oleh sedentary lifestyle.
Jenis Penyakit yang Ditimbulkan Sedentary Lifestyle
1. Obesitas
Adalah penyakit yang timbul dari lemak tubuh yang berlebihan. Dan obesitas sering kali terjadi karena kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak dari pada yang dikeluarkan melalui olahraga dan aktivitas normal sehari-hari
2. Kardiovaskular
Merupakan istilah bagi serangkaian gangguan pada jantung dan pembuluh darah, di antaranya penyakit jantung koroner (CHD), serebrovaskular, hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit vaskular perifer (PVD).
3. Gangguan tidur
Kebiasaan sedentary lifestyle dapat menyebabkan gangguan tidur yang terus-menerus, sehingga pada akhirnya mengalami insomnia
4. Mental health
Kondisi yang mempengaruhi suasana hati, cara berpikir, perilaku, dan kehilangan minat dalam beraktivitas.
5. Kanker
Kebiasaan sedentary lifestyle juga dapat menyebabkan kanker, di mana sel-sel abnormal membelah secara tak terkendali dan menghancurkan jaringan tubuh.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa sedentary lifestyle sangat tidak baik jika dilakukan secara berlebihan. Duduk dan tidurlah secukupnya seperti mengikuti sunah Rasulullah SAW dalam mengatur jam tidurnya di siang maupun malam hari.
Selain itu juga gaya hidup seperti begadang sangat tidak baik bagi kesehatan sebab menimbulkan berbagai penyakit, bahkan kematian. Oleh sebab itu, yuk lakukan gaya hidup sehat dengan menghindari kebiasaan sedentary lifestyle. (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








