Mengintip 6 Penyebab Kabut Otak, Dapat Mengakibatkan Pikiran Sering Blank

AKURAT.CO Kabut otak merupakan salah satu penyakit yang bisa menganggu pikiran atau menghambat segala aktivitas karena dapat membuat seseorang mengalami blank. Juga merupakan gangguan kinerja otak yang dapat membuat ketidakmampuan untuk tetap fokus. Agar kondisi tersebut tidak menganggu aktivitas, ketahui penyebab kabut otak berikut ini.
Selain itu, kondisi ini juga dapat membuat seseorang merasa seolah-olah tidak mengerti tentang bahasan yang sedang dilakukan dengan orang lain.
Dikutip dari beberapa sumber pada Senin (21/8/2023), inilah penyebab kabut otak yang perlu diwaspadai.
6 Penyebab Kabut Otak yang Perlu Diwaspadai
1. Perubahan hormon
Penyebab kabut otak yang pertama adalah karena adanya perubahan hormon. Perubahan hormon yang terjadi dapat menyebabkan hormon progesteron dan estrogen meningkat selama kehamilan. Tak hanya terjadi pada seseorang yang sedang hamil, perubahan ini juga dapat memengaruhi memori dan menyebabkan gangguan kognitif jangka pendek pada orang biasa.
2. Pola makan
Selanjutnya, pola makan yang tidak efektif juga dapat memengaruhi kinerja otak. Pola makan dapat memberikan gangguan yang cukup sensitif terhadap cara kerja otak. Kondisi kabut otak dapat ditimbulkan karena dapat muncul setelah makan makanan tertentu. Makanan yang dapat menimbulkan kabut otak di antaranya adalah MSG, kacang-kacangan dan produk susu.
3. Stres
Kemudian, stres juga dapat membuat kamu mengalami kabut otak. Pasalnya, stres yang cukup kronis dapat meningkatkan tekanan darah, melemahkan sistem kekebalan dan memicu depresi. Selain itu, depresi juga dapat menghancurkan suasana hati seseorang yang membuat seseorang kurang fokus dan menyebabkan kinerja otak kurang maksimal.
Seseorang yang stres juga akan mengalami kesulitan untuk berpikir, bernalar dan fokus karena otak yang lelah.
4. Kurang tidur
Kurang tidur juga merupakan salah satu penyebab kabut otak yang juga menyebabkan gangguan fungsi otak. Tidur yang kurang dapat menyebabkan konsentrasi yang buruk dan pikiran yang keruh. Tidur merupakan cara tubuh untuk meningkatkan imun atau stamina tubuh agar kembali normal. Karenanya, jika tidak tidur tercukupi, dapat membuat sel-sel otak sulit untuk berkomunikasi satu sama lain.
5. Anemia
Kemudian, anemia juga menjadi salah satu penyebab kabut otak. Anemia merupakan kondisi tubuh yang kekurangan sel darah merah sehat sehingga tubuh akan kesulitan untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Anemia dapat menyebabkan kabut otak karena kurangnya oksigen di otak dapat membuat seseorang mengalami kelelahan mental dan fisik serta gejala penyakit lainnya.
6. Kondisi autoimun
Autoimun yang kurang sehat juga dapat menyebabkan kabut otak. Beberapa kondisi autoimun juga terkait dengan kabut otak, termasuk lupus, sindrom kelelahan kronis dan sklerosis ganda. Serangan autoimun ini dapat berkepanjangan dan tentu menganggu kinerja otak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





