GERD dan Tukak Lambung Beda, Jangan Keliru! Ini Penjelasan Dokter yang Perlu Anda Tahu

AKURAT.CO Banyak orang mengira GERD dan tukak lambung adalah penyakit yang sama karena sama-sama berkaitan dengan asam lambung dan menyerang saluran cerna bagian atas.
Padahal, keduanya berbeda, baik dari sisi penyebab, gejala, hingga cara penanganannya.
Salah memahami kondisi ini bisa membuat pengobatan tidak tepat dan justru memperburuk keluhan.
Agar tidak keliru, berikut penjelasan perbedaan GERD dan tukak lambung yang perlu diketahui.
Apa Itu GERD?
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau penyakit asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus).
Dikutip dari Halodoc, kondisi ini terjadi akibat katup antara lambung dan kerongkongan melemah, sehingga asam mudah mengalir balik.
GERD sering ditandai dengan:
Baca Juga: Pantangan Makanan Saat Tipes yang Wajib Diketahui agar Cepat Pulih
-
Rasa terbakar di dada (heartburn)
-
Asam atau pahit di mulut
-
Nyeri dada bagian bawah
-
Sensasi mengganjal di tenggorokan
Apa Itu Tukak Lambung?
Tukak lambung atau ulkus peptikum adalah luka terbuka pada lapisan dinding lambung akibat terkikis asam lambung.
Mengutip Alodoc, kondisi ini kerap disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori atau penggunaan obat pereda nyeri tertentu dalam jangka panjang.
Gejala tukak lambung bisa berupa:
-
Nyeri ulu hati
-
Perut terasa perih atau kembung
-
Mual dan muntah
-
Nafsu makan menurun
Perbedaan GERD dan Tukak Lambung
1. Penyebab
GERD umumnya dipicu oleh pola hidup, seperti sering mengonsumsi makanan pedas dan berlemak, makan tidak teratur, stres, kebiasaan merokok, hingga obesitas.
Sementara itu, tukak lambung paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori atau efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dalam waktu lama.
2. Lokasi Rasa Sakit
Pada GERD, nyeri terasa di dada bagian tengah dan bisa menjalar ke tenggorokan, menyerupai rasa terbakar.
Sedangkan tukak lambung menimbulkan nyeri di perut bagian atas, tepat di bawah tulang dada, dan biasanya lebih terasa saat perut kosong.
3. Gejala
GERD sering disertai:
Baca Juga: Cara Membantu Anak Autis Bersosialisasi dengan Teman, Bisa Dilatih Sehari-hari
-
Heartburn
-
Sering sendawa
-
Sulit menelan
-
Gangguan tidur karena asam lambung naik saat berbaring
Tukak lambung dapat menyebabkan:
-
Nyeri perut hebat
-
Mual dan muntah
-
Berat badan turun
-
Tinja berwarna hitam atau muntah darah jika terjadi perdarahan
4. Risiko Komplikasi
GERD yang tidak ditangani bisa memicu Barrett’s esophagus, kondisi pra-kanker pada kerongkongan.
Sementara tukak lambung berisiko menimbulkan perdarahan, kebocoran dinding lambung (perforasi), hingga penyumbatan saluran cerna.
5. Cara Pengobatan
Keduanya sama-sama dapat ditangani dengan obat penurun asam lambung seperti PPI. Namun, pada tukak lambung akibat H. pylori, dokter akan menambahkan antibiotik untuk membasmi infeksi bakteri penyebabnya.
Meski sama-sama berkaitan dengan asam lambung, GERD dan tukak lambung adalah dua kondisi yang berbeda.
GERD terjadi karena naiknya asam lambung ke kerongkongan dan terasa di dada, sedangkan tukak lambung disebabkan oleh luka di dinding lambung atau infeksi bakteri dengan nyeri di perut bagian atas.
Memahami perbedaan ini penting agar penanganan tepat dan risiko komplikasi serius dapat dihindari. Jika keluhan sering kambuh atau semakin berat, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Hasto: Bendera GAM Bukan Isu Politik, Negara Harus Segera Hadir untuk Korban Bencana
Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








