Cuaca Panas Kembali Melanda Jabodetabek, Ini Penyebabnya dan Dampak Penyakit yang Perlu Diwaspadai

AKURAT.CO Meskipun sudah memasuki musim penghujan, beberapa wilayah di Indonesia saat ini mengalami kondisi panas dan peningkatan suhu.
Beberapa daerah, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), bahkan tidak mengalami hujan dalam beberapa hari terakhir.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (20/12/2023), prakirawan BMKG, Nanda Alfuadi, menyatakan bahwa potensi hujan di wilayah Jabodetabek diperkirakan cukup rendah dalam rentang waktu 18-23 Desember 2023, meskipun sudah memasuki musim hujan.
Kondisi cuaca panas yang melanda Jabodetabek dipengaruhi oleh beberapa fenomena atmosfer. Selama seminggu terakhir, terdeteksi adanya pola tekanan rendah di sekitar Utara Indonesia, termasuk di sekitar Samudra Hindia Barat Aceh dan Laut Natuna.
Selain itu, terdapat juga pola tekanan rendah yang telah berkembang menjadi siklon tropis Jelawat di wilayah sekitar Laut Filipina.
Baca Juga: Amalan saat Cuaca Panas Kembali Datang, Dibaca agar Selalu Diberi Kesehatan
Dinamika atmosfer seperti ini secara tidak langsung menyebabkan berkurangnya massa udara basah, yang mengakibatkan potensi awan hujan menjadi relatif berkurang di sebagian wilayah selatan ekuator, termasuk Jawa dan Jabodetabek.
Sedangkan menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, cuaca panas di Pulau Jawa juga disebabkan oleh kondisi El Nino moderat. Dan fenomena El Nino Moderat ini diprediksi akan terus berlanjut hingga Februari-Maret 2024.
Dampak Penyakit yang Ditimbulkan
Seiring memuncaknya El Nino, kekeringan tanpa hujan terus berlanjut selama beberapa hari terakhir.
Dampak suhu panas yang tinggi tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan akibat kegerahan, namun juga dapat mengakibatkan potensi penyakit yang beragam.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan persiapan yang cermat dan tepat dalam menghadapi kondisi panas seperti yang sedang terjadi saat ini.
Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai dan langkah-langkah untuk mencegahnya.
1. Dehidrasi, heatstroke dan iritasi kulit
Gejala penyakit ini ditandai dengan kelelahan, kulit kering, dan perubahan warna air seni menjadi keruh. Untuk mencegah dehidrasi, disarankan untuk meningkatkan konsumsi air.
Kekurangan cairan dalam tubuh juga dapat menyebabkan resiko mimisan, fisik menjadi lemah, pusing, dan peningkatan risiko luka.
2. Sakit kepala sebelah (migrain)
Terus terpapar oleh sinar matahari atau terkena polusi yang berlebihan dapat mengakibatkan timbulnya sakit kepala pada satu sisi kepala.
Untuk menghindarinya, disarankan untuk melakukan gaya hidup sehat dengan menjaga pola tidur yang cukup, berolahraga secara teratur, menerapkan pola makan yang sehat, membatasi konsumsi kafein, dan menghindari minuman beralkohol.
3. Demam tinggi
Akibat paparan sinar matahari dapat menyebabkan suhu tubuh terus meningkat, dan tanpa penanganan yang tepat, akan berbahaya serta merusak organ-organ vital di dalam tubuh, termasuk otak.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Lip Balm Yang Mengandung SPF, Cocok Digunakan Saat Cuaca Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








