Anda Perokok? Organ Tubuh Ini Bakal Cepat Tua Akibat Merokok

AKURAT.CO Merokok merupakan kebiasaan membakar dan menghisap tembakau, yang mana rokok terbuat dari tembakau dengan gulungan kertas linting atau sigaret. Definisi perokok menurut WHO ialah seseorang yang merokok setiap hari untuk jangka waktu minimal 6 bulan selama hidupnya.
Dikutip dari yankes.kemenkes, pada sebatang rokok terkandung lebih dari 7.000 bahan kimia dengan 250 diantaranya membahayakan kesehatan. Dari 250 zat berbahaya terdapat 70 zat yang diketahui dapat menyebabkan kanker.
Bahaya rokok dapat dilihat dari banyaknya senyawa yang ada di dalam asap rokok. Pada asap rokok, setidaknya ada 5.000 senyawa berbeda-beda dan sebagian sifatnya beracun bagi tubuh.
Baca Juga: 5 Bahaya Merokok Sehabis Makan
Kandungan Rokok Yang Bersifat Berbahaya dan Merusak
Kandungan pada rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, dan dapat menyebabkan kanker, mulai dari kanker paru-paru, melemahnya jantung, penyakit lambung, risiko stroke, penyakit impotensi dan reproduksi, serta kanker mulut dan lainnya. Beberapa senyawa berbahaya dalam rokok meliputi:
- Karbon monoksida
- Nikotin
- Tar
- Hidrogen sianida
- Benzena
- Formaldehida
- Arsenik
- Kadmium
- Amonia dan masih banyak zat berbahaya yang lainnya dalam rokok
Ada banyak jenis roko, yang mana jenis-jenis rokok ini tentunya memiliki zat berbahaya yang berbeda-beda di dalamnya. Lantas apa saja jenis-jenis dari rokok. Dikutip dari berbagai sumber pada Seni (25/9/2023), ada beberapa jenis rokok di antaranya:
- Rokok Klobot; rokok yang bahan pembungkusnya berupa kulit jagung.
- Kawung; rokok dengan bahan pembungkus berupa daun aren.
- Sigaret; bahan pembungkusnya berupa kertas.
- Cerutu atau sigar; bahan pembungkusnya berupa daun tembakau
- Rokok daun nipah.
- Tawa; rokok yang bahan pembungkusnya daun pandan (rokok khas meepago)
- Roko putih; yang baku untuk isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
- Rokok klembek; bahan bakunya berupa daun tembakau, cengkih, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek dan aroma tertentu.
Baca Juga: 5 Penyebab Bibir Hitam Selain Merokok, Bisa Disebabkan Gangguan Kesehatan?
Dan masih banyak jenis rokok lainnya selain yang disebutkan di atas. Bahkan dengan perkembangan zaman serta teknologi yang canggih. Rokok pun mengalami transformasi bentuk dari yang kuno ke yang modern.
Seperti rokok yang berbentuk tabung besi dengan cairan tertentu dan bervariasi rasa serta aromanya. Yang mana jenis rokok ini dikenal dengan vape ( rokok elektrik) dan mungkin banyak dikonsumsi oleh anak muda sekarang ini.
Organ Tubuh Yang Cepat Tua Akibat Merokok
Selain dapat menyebabkan penyakit kanker, rokok juga dapat membuat penuaan pada wajah, bibir maupun kulit seorang perokok. Namun, penuaan akibat merokok bukan hanya terjadi pada fisik luar saja, akan tetapi merokok juga dapat menyebabkan terjadinya penuaan pada organ tubuh. Lantas organ tubuh apa saja yang cepat tua akibat merokok.
Dikutip dari akun tiktok dr. Wahyu Triasmara, ada beberapa organ selain kulit yang bisa cepat menua akibat dari merokok, beberapa organnya adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Kenali Penyebab Mata Katarak, Salah Satunya Kebiasaan Merokok
- Kulit, merusak kolagen dan elastin, protein-protein yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit, sehingga mengakibatkan kulit kendur, muncul kerutan, garis-garis halus, serta tampak kusam.
- Gigi dan mulut, merokok menyebabkan noda dan kerusakan gigi lebih cepat, gigi juga bisa menjadi kuning atau cokelat yang disebabkan oleh noda yang ditinggalkan oleh zat-zat dalam rokok.
- Kuku lebih jadi rapuh dan retak akibat paparan nikotin dan bahan kimia di dalam rokok.
- Rokok dapat merusak fungsi pencernaan, yang mana dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh.
- Nikotin dalam rokok mempengaruhi sirkulasi darah ke folikel rambut, sehingga pada akhirnya akan memperlambat pertumbuhan rambut, dan mengakibatkan rambut lebih tipis serta kusam.
- Asap rokok dapat merusak mata, mempercepat masalah pada mata, seperti katarak, dan degenerasi makula yang dapat mempengaruhi penglihatan.
- Sistem kardiovaskuler, rokok dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, serta masalah kardiovaskular lainnya.
- Paparan asap rokok dapat merusak pernapasan, dan mempercepat penuaan paru-paru.
- Merokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
Merokok ternyata memberikan dapat kesehatan yang sangat banyak, mulai dari merusak dan menimbulkan kanker. Merokok juga dapat mempercepat penuaan fisik luar, maupun organ-organ yang ada di dalam tubuh.
Dampak rokok pada penuaan bervariasi dari satu individu ke individu lainnya. Dengan berhenti atau menghindari merokok bisa membantu risiko kerusakan dan penuaan pada organ luar maupun organ dalam tubuh.[] (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








