Perubahan Mood Saat Menjelang Menstruasi Hingga Setelahnya

AKURAT.CO Perubahan mood yang terjadi pada sebagain besar wanita menjelang menstruasi dan selama periode menstruasi sering disebut sebagai sindrom pramenstruasi (PMS).
PMS sendiri adalah fenomena alami yang berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh wanita selama siklus menstruasi mereka.
Perubahan mood yang terjadi selama PMS bisa sangat bervariasi dalam intensitasnya, dari yang ringan hingga yang cukup mengganggu.
Baca Juga: 5 Mitos Wanita Menstruasi, Cek Faktanya
Siklus Menstruasi, Fase Pertama
Siklus menstruasi pada wanita biasanya berlangsung selama sekitar 28 hari, tetapi panjang siklus dapat bervariasi dari satu wanita ke wanita lainnya.
Dikutip dari beberapa sumber, siklus ini dibagi menjadi dua fase utama: fase luteal dan fase folikuler.
1. Pra-Menses (Fase Luteal)
Fase pra-menses, yang juga dikenal sebagai fase luteal adalah fase kedua siklus menstruasi yang dimulai Setelah ovulasi. Selama fase ini, kadar hormon progesterone meningkat secara signifikan. Kadar progesterone yang tinggi dapat mempengaruhi sistem saraf dan memicu perubahan mood.
Beberapa perubahan mood yang sering terjadi selama fase ini mencakup:
- Iritabilitas: Ini ditandai dengan rasa mudah tersinggung atau marah tanpa alasan yang jelas
- Kecemasan: Wanita biasanya merasa cemas, khawatir, atau tertekan
- Perubahan suasana hati: Mood yang berubah-ubah dari bahagia ke sedih tanpa alasan yang jelas menjadi hal yang lumrah.
2. Fase Menstruasi
Saat menstruasi dimulai, sebagian besar wanita masih mengalami perubahan mood, yang disebabkan rasa ketidaknyamanan, seperti:
- Kelelahan: rasa lelah karena perdarahan menstruasi dapat mempengaruhi suasana hati mereka.
- Nyeri dan ketidaknyamanan fisik: rasa sakit dan ketidaknyamanan yang sering menyertai menstruasi dapat mempengaruhi mood secara keseluruhan.
Baca Juga: Malas Ganti Pembalut Saat Menstruasi? Hati-hati Banyak Dampak Negatifnya Lho
Siklus Menstruasi, Fase Kedua
Setelah menstruasi selesai, banyak wanita yang merasakan perubahan positif dalam mood mereka. ini terjadi karena kadar hormon kembali ke tingkat yang lebih stabil. Beberapa perubahan mood ini, mencakup:
- Peningkatan energi: Dengan berakhirnya menstruasi, sebagian besar wanita merasa lebih bertenaga dan aktif dalam aktivitasnya.
- Pemulihan emosional: Mood yang lebih stabil dan kembali ke kondisi emosional yang normal
- Perasaan lega: merasa lega karena menstruasi telah selesai.
Mengelola Perubahan Mood
Mengelola perubahan mood selama siklus menstruasi dapat membantu mengurangi dampak negatifnya pada kehidupan sehari-hari. Berikut ada beberapa cara yang dapat membantu:
- Manajemen stres: teknik relaksasi dapat membantu Mengatasi stress yang dapat memperburuk perubahan mood
- Alihkan mood: mengalihkan perasaan negatif dengan sesuatu hal yang disukai, seperti baca buku, makan makanan kesukaan, menonton film dan kegiatan lainnya.
- Istirahat yang cukup: pastikan untuk menjaga kualitas tidur yang baik. Durasi tidur yang memadai berkisar antara 5 hingga 8 jam per malam. Kualitas tidur yang cukup dapat berkontribusi dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan mengelola perubahan emosi selama masa pra-menstruasi (PMS). Gangguan suasana hati saat PMS dapat dicegah dengan memastikan bahwa tubuh dalam keadaan sehat dan bugar.
- Berolahraga: Selain memperbaiki kesehatan fisik secara menyeluruh, aktivitas fisik juga memiliki potensi untuk meningkatkan suasana hati dengan merangsang produksi hormon endorfin. Endorfin adalah hormon yang dapat menciptakan perasaan kebahagiaan. Pilihlah jenis kegiatan fisik yang di nikmati, seperti bersepeda, berenang atau berjalan kaki dan lakukanlah secara teratur selama sekitar 30-45 menit. (Ami Fatimatuz Zahro')
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







