Akurat

iPhone 18 Diprediksi Pakai Layar OLED Samsung dengan Tingkat Kecerahan Lebih Tinggi

Petrus C. Vianney | 5 Februari 2026, 09:12 WIB
iPhone 18 Diprediksi Pakai Layar OLED Samsung dengan Tingkat Kecerahan Lebih Tinggi

AKURAT.CO Apple dikabarkan tengah menyiapkan peningkatan besar pada layar iPhone 18. Perangkat ini disebut akan hadir dengan panel OLED yang lebih terang dibanding generasi sebelumnya.

Kabarnya, Apple kemungkinan memilih layar OLED buatan Samsung untuk seri iPhone 18. Upaya ini diambil untuk meningkatkan kualitas tampilan, terutama tingkat kecerahan layar.

Seorang tipster teknologi mengungkap bahwa Apple mulai mengurangi ketergantungan pada panel dari BOE. Alasannya, Samsung dinilai mampu menyediakan layar dengan performa yang lebih optimal.

"Harapan BOE untuk memasok layar 18 inci sangat tipis, karena persyaratan Apple untuk transmisi cahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya tinggi untuk generasi ini," tulis Momentary Digital dalam unggahannya di Weibo.

Baca Juga: Apple Pertimbangkan iPhone Lipat Kedua, Desain Clamshell Jadi Kandidat

Jika rumor tersebut benar, posisi BOE sebagai pemasok layar iPhone generasi berikutnya bisa semakin melemah. Padahal, perusahaan itu sebelumnya mampu menghadirkan panel AMOLED dengan tingkat kecerahan tinggi pada perangkat lain.

Meski belum ada angka resmi, iPhone 18 diprediksi memiliki kecerahan layar yang lebih tinggi dari seri iPhone 17. Bahkan, peningkatan kecerahan ini diperkirakan cukup signifikan.

Dikutip dari BeeBom, Selasa (3/2/2026), perubahan pemasok layar ini juga berpotensi memengaruhi strategi produksi Apple pada 2026. Selain itu, teknologi OLED terbaru dari Samsung disebut akan digunakan pada beberapa model iPhone mendatang.

Namun, seluruh informasi ini masih sebatas bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple. Karena itu, detail spesifikasi iPhone 18 masih bisa berubah seiring perkembangan informasi baru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.