Kenapa Laptop Lemot Setelah Update?

AKURAT.CO Banyak pengguna laptop mengeluhkan performa perangkat yang tiba-tiba menurun setelah melakukan update sistem.
Laptop yang sebelumnya berjalan normal mendadak terasa lambat, sering lag, bahkan membutuhkan waktu lama hanya untuk membuka aplikasi. Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama setelah update sistem operasi seperti Windows.
Baca Juga: Laptop Sering Blue Screen Setelah Update Windows? Ini Cara Mengatasinya
Proses Update Membebani Sistem
Setelah update, sistem operasi biasanya masih menjalankan berbagai proses di latar belakang. Proses ini meliputi penyesuaian file sistem, indexing ulang, hingga sinkronisasi data.
Pada laptop dengan spesifikasi menengah ke bawah, aktivitas ini bisa membebani RAM dan prosesor sehingga kinerja terasa lebih lambat.
Kondisi ini umumnya bersifat sementara, tetapi pada beberapa kasus bisa berlangsung cukup lama jika tidak ditangani.
Baca Juga: Laptop Lama Mengisi Daya dan Tak Kunjung Penuh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Spesifikasi Laptop Tidak Seimbang dengan Update Terbaru
Setiap update sistem biasanya membawa fitur baru dan peningkatan keamanan. Sayangnya, fitur tersebut sering kali membutuhkan sumber daya lebih besar.
Jika laptop memiliki RAM kecil, prosesor lama, atau masih menggunakan hard disk, maka update terbaru bisa membuat sistem bekerja lebih berat dari kemampuan perangkat.
Akibatnya, laptop menjadi lemot meskipun tidak menjalankan banyak aplikasi.
Driver Belum Optimal atau Bermasalah
Setelah update, tidak semua driver perangkat langsung kompatibel dengan versi sistem terbaru.
Driver yang belum diperbarui atau mengalami konflik dapat menyebabkan performa menurun, bahkan memicu lag dan error. Masalah ini sering terjadi pada driver grafis, audio, atau chipset yang belum menyesuaikan dengan update sistem operasi.
Aplikasi Startup Bertambah
Update sistem kadang secara otomatis menambahkan aplikasi atau layanan baru ke dalam startup. Aplikasi-aplikasi ini akan berjalan sejak laptop dinyalakan dan mengonsumsi RAM serta prosesor tanpa disadari pengguna.
Semakin banyak aplikasi startup, semakin lama waktu booting dan semakin berat kinerja laptop.
Penyimpanan Hampir Penuh
Update sistem memerlukan ruang penyimpanan yang cukup besar.
Jika kapasitas penyimpanan hampir penuh, laptop akan kesulitan mengelola file sementara dan cache, yang berdampak langsung pada penurunan performa.
Laptop dengan penyimpanan penuh cenderung lebih mudah lag setelah update.
Cara Mengatasi Laptop Lemot Setelah Update
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengembalikan performa laptop:
Pertama, beri waktu sistem untuk menyelesaikan proses update di latar belakang, terutama dalam 1–2 hari pertama.
Kedua, periksa dan perbarui driver perangkat agar kompatibel dengan sistem terbaru.
Ketiga, nonaktifkan aplikasi startup yang tidak diperlukan melalui pengaturan sistem.
Selain itu, membersihkan file sementara, memastikan ruang penyimpanan cukup, serta mempertimbangkan upgrade RAM atau beralih ke SSD juga bisa menjadi solusi jangka panjang.
Apakah Update Sistem Harus Dihindari?
Update sistem tetap penting karena membawa peningkatan keamanan dan perbaikan bug. Namun, pengguna perlu memastikan laptop dalam kondisi siap sebelum melakukan update, baik dari sisi spesifikasi maupun ruang penyimpanan.
Jika laptop tergolong lama, mempertimbangkan untuk menunda update besar atau menyesuaikan pengaturan sistem bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Laptop lemot setelah update bukan berarti perangkat rusak.
Dengan memahami penyebabnya dan melakukan langkah yang tepat, performa laptop bisa kembali stabil dan nyaman digunakan.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









