Akurat

Baterai HP Cepat Habis Setelah Update Sistem? Ini Penyebab dan Solusinya

Eko Krisyanto | 26 Desember 2025, 23:34 WIB
Baterai HP Cepat Habis Setelah Update Sistem? Ini Penyebab dan Solusinya

AKURAT.CO Banyak pengguna smartphone mengeluhkan baterai ponsel yang cepat habis setelah melakukan pembaruan sistem operasi.

Padahal, update sistem biasanya bertujuan meningkatkan performa dan keamanan perangkat.

Fenomena ini ternyata cukup umum, baik pada ponsel Android maupun iOS.

Ada sejumlah faktor teknis yang membuat konsumsi daya meningkat setelah update. Berikut penjelasannya.

Apakah Normal Baterai HP Boros Setelah Update Sistem?

Mengutip Vietnam.VN, para teknisi menyebutkan bahwa baterai menjadi lebih boros atau perangkat terasa panas setelah pembaruan sistem merupakan kondisi yang normal dan wajar.

Hal ini terjadi karena sistem membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan konfigurasi baru.

Namun, jika masalah tersebut berlangsung hingga berminggu-minggu, kemungkinan terdapat bug pada versi sistem terbaru dan pengguna disarankan menghubungi produsen atau pusat layanan resmi.

Penyebab Baterai HP Cepat Habis Setelah Update Sistem

1. Kinerja Sistem yang Meningkat

Pembaruan sistem biasanya membawa peningkatan performa. Agar ponsel bekerja lebih cepat dan responsif, prosesor dan komponen lain harus bekerja lebih intens, yang berdampak pada konsumsi baterai lebih tinggi.

Baca Juga: Tips Memilih Susu Rendah Kalori yang Aman dan Efektif untuk Diet

2. Kehadiran Fitur Baru

Setiap update umumnya membawa fitur tambahan. Fitur-fitur ini membutuhkan daya pemrosesan ekstra, sehingga penggunaan energi meningkat, terutama jika fitur tersebut berjalan di latar belakang.

3. Proses Penyesuaian Sistem (Khusus iOS)

Dikutip dari CNN Indonesia, Apple menjelaskan bahwa setelah iOS versi baru terpasang, sistem akan menjalankan berbagai proses di belakang layar, seperti pengindeksan data, optimalisasi aplikasi, dan penyesuaian sistem. Proses ini membuat baterai iPhone terlihat lebih boros di awal, namun sifatnya sementara.

4. Aplikasi Belum Sepenuhnya Kompatibel

Beberapa aplikasi pihak ketiga belum langsung optimal setelah update sistem. Aplikasi yang belum kompatibel dapat menyebabkan konsumsi daya berlebih, penurunan performa, atau berjalan terus di latar belakang.

5. Bug pada Pembaruan Sistem

Dalam beberapa kasus, update sistem membawa bug yang memengaruhi manajemen daya. Bug ini dapat membuat sensor atau aplikasi terus aktif, sehingga baterai cepat terkuras meski ponsel jarang digunakan.

6. Kondisi Baterai yang Sudah Menurun

Jika baterai sudah lama digunakan, pembaruan sistem yang lebih berat dapat membuat degradasi kapasitas baterai semakin terasa. Akibatnya, daya baterai cepat berkurang meskipun penggunaan tergolong normal.

Cara Mengatasi Baterai HP Boros Setelah Update

  1. Gunakan ponsel seperti biasa selama 2–3 hari untuk memberi waktu sistem beradaptasi.

  2. Restart perangkat dan perbarui seluruh aplikasi melalui Play Store atau App Store.

  3. Kurangi kecerahan layar, nonaktifkan GPS saat tidak digunakan, matikan refresh rate tinggi, dan batasi aplikasi yang berjalan di latar belakang.

  4. Cek menu penggunaan baterai untuk mengetahui aplikasi yang paling banyak menyedot daya.

  5. Bersihkan cache sistem melalui mode pemulihan jika diperlukan.

Baterai HP yang cepat habis setelah update sistem umumnya disebabkan oleh proses adaptasi sistem, fitur baru, hingga aplikasi yang belum sepenuhnya kompatibel.

Baca Juga: Tips Memilih Tripod Kokoh tapi Ringan agar Praktis Dibawa ke Mana Saja

Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan membaik setelah beberapa hari. Namun, jika baterai tetap boros dalam jangka panjang, kemungkinan terdapat bug atau masalah teknis yang perlu ditangani lebih lanjut oleh produsen.

Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.