Akurat

Laptop Lama Mengisi Daya dan Tak Kunjung Penuh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Eko Krisyanto | 11 Januari 2026, 23:32 WIB
Laptop Lama Mengisi Daya dan Tak Kunjung Penuh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Laptop menjadi perangkat penting untuk bekerja, belajar, hingga hiburan. Karena itu, kondisi baterai yang sehat sangat berpengaruh terhadap kenyamanan penggunaan.

Namun, tidak sedikit pengguna yang mengeluhkan laptop lama mengisi daya atau baterai tidak kunjung penuh meski sudah lama terhubung ke charger.

Masalah ini tentu mengganggu, terutama saat laptop dibutuhkan dalam waktu singkat atau harus dibawa bepergian.

Kondisi tersebut bisa terjadi pada laptop lama maupun baru, dengan penyebab yang beragam—mulai dari charger bermasalah, baterai yang sudah aus, pengaturan sistem, hingga kerusakan komponen internal.

Kabar baiknya, sebagian besar masalah pengisian daya sebenarnya bisa diidentifikasi dan ditangani sendiri tanpa harus langsung ke tempat servis.

Berikut beberapa penyebab umum laptop lama mengisi daya dan solusi yang bisa dilakukan.

1. Charger atau Kabel Mulai Lemah

Charger yang sudah tidak optimal sering menjadi penyebab utama pengisian daya yang lambat. Adaptor melemah, kabel terkelupas, atau konektor aus membuat arus listrik tidak stabil.

Baca Juga: Tips Merawat Bayi Baru Lahir agar Tetap Hangat dan Sehat

Ciri-ciri:

  • Charger terasa panas berlebihan

  • Pengisian sering terputus

  • Laptop hanya mengisi pada posisi kabel tertentu

Solusi: Gunakan charger original atau charger pengganti dengan spesifikasi voltase dan arus yang sesuai.

2. Port Charger Kotor atau Longgar

Debu dan kotoran yang menumpuk di port charging dapat menghambat aliran listrik. Selain itu, port yang longgar akibat sering dicabut-pasang juga membuat pengisian tidak maksimal.

Solusi: Bersihkan port dengan kuas kecil atau udara bertekanan rendah. Jika port sudah longgar, sebaiknya diperbaiki di pusat servis.

3. Baterai Sudah Aus

Baterai laptop memiliki usia pakai terbatas. Setelah ratusan siklus pengisian, kapasitas baterai akan menurun dan sulit terisi penuh.

Tanda-tanda baterai rusak:

  • Pengisian lama tetapi cepat habis

  • Persentase baterai naik-turun tidak wajar

  • Muncul peringatan penggantian baterai

Solusi: Lakukan kalibrasi baterai atau ganti baterai jika kondisinya sudah parah.

4. Laptop Mengalami Panas Berlebih

Saat suhu laptop terlalu tinggi, sistem akan membatasi pengisian daya untuk melindungi komponen internal. Akibatnya, baterai menjadi lama penuh atau berhenti mengisi.

Solusi:

  • Matikan laptop saat mengisi daya

  • Bersihkan kipas dan ventilasi

  • Gunakan cooling pad

5. Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan

Penggunaan aplikasi berat saat charging membuat daya yang masuk langsung terpakai untuk operasional sistem, sehingga baterai tidak bertambah.

Baca Juga: Viral di Medsos! Penumpang BMW Berpelat Dinas Merokok, Kemenhan: Kami Pastikan Pelat Palsu

Contoh: Daya masuk 15 watt, konsumsi laptop 20 watt—baterai tidak akan terisi.

Solusi: Tutup aplikasi berat atau isi daya saat laptop dalam kondisi mati.

6. Pengaturan Sistem Membatasi Pengisian

Beberapa merek laptop memiliki fitur perlindungan baterai yang membatasi pengisian hingga 60–80 persen, seperti:

  • Battery Conservation Mode (Lenovo)

  • Battery Health Charging (Acer)

  • Battery Limit Mode (Asus)

  • Optimized Battery Charging (macOS)

Solusi: Nonaktifkan fitur tersebut jika ingin baterai terisi penuh.

7. Masalah Driver atau Sistem Operasi

Bug sistem atau driver baterai yang bermasalah dapat menyebabkan laptop tidak mendeteksi pengisian dengan benar.

Solusi:

  • Perbarui sistem operasi

  • Update driver baterai

  • Reset driver “Microsoft ACPI-Compliant Control Method Battery”

8. Kerusakan IC Charger

IC charger berfungsi mengatur aliran listrik ke baterai. Jika komponen ini rusak, laptop tetap bisa menyala dengan adaptor, tetapi baterai mengisi sangat lambat atau tidak bertambah sama sekali.

Solusi: Kerusakan ini memerlukan pengecekan dan perbaikan oleh teknisi profesional.

Masalah laptop lama mengisi daya tidak selalu berarti kerusakan berat. Dengan memahami penyebabnya, pengguna bisa melakukan langkah penanganan yang tepat dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Jika berbagai solusi sederhana tidak membuahkan hasil, pemeriksaan oleh teknisi menjadi langkah terbaik untuk menjaga performa laptop tetap optimal.

Baca Juga: Mensos: Sekolah Rakyat Jadi Model Terpadu Entaskan Kemiskinan

Laporan: Bunga Adinda/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.