Akurat

Lima Ponsel Vivo dan iQOO Siap Masuk Indonesia Awal 2026, Intip Bocorannya

Petrus C. Vianney | 12 Januari 2026, 10:23 WIB
Lima Ponsel Vivo dan iQOO Siap Masuk Indonesia Awal 2026, Intip Bocorannya

AKURAT.CO PT Vivo Mobile Indonesia memastikan kesiapannya meramaikan pasar ponsel pintar Tanah Air pada kuartal pertama 2026. Kepastian ini ditandai dengan lima perangkat Vivo dan iQOO yang telah mengantongi sertifikasi SDPPI serta memenuhi syarat TKDN.

Berdasarkan data e-Sertifikasi Komdigi, pendaftaran perangkat dilakukan secara bertahap. Proses tersebut berlangsung sejak 24 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026.

Lima ponsel yang terdaftar mencakup berbagai segmen pasar. Mulai dari kelas pemula, menengah premium, hingga perangkat yang difokuskan pada performa tinggi.

Berdasarkan pantauan Akurat.co, Minggu (11/1/2026), seluruh perangkat tersebut tercatat atas nama PT Vivo Mobile Indonesia. Model yang lolos sertifikasi terdiri dari Vivo V70, Vivo V70 FE, Vivo Y31d, iQOO 15R dan iQOO Z11x 5G.

Kemunculan kelima ponsel di database SDPPI menjadi indikasi kuat peluncuran resmi yang kian dekat. Dalam banyak kasus, sertifikasi ini biasanya diikuti perilisan dalam hitungan minggu.

Baca Juga: Rekomendasi HP vivo Seri Y Harga Rp1-3 Jutaan, Performa Andal dan Tahan Lama

Selain di Indonesia, jejak perangkat juga terpantau di lembaga sertifikasi global. Di antaranya BIS India, EEC Eropa, SIRIM Malaysia dan TUV Jerman.

Dari seluruh model, iQOO 15R menjadi yang paling menarik perhatian. Perangkat ini disebut akan menyasar pengguna yang membutuhkan performa tinggi, termasuk untuk gaming.

iQOO 15R diprediksi mengandalkan chipset Snapdragon 8 Gen 5. Konfigurasi tersebut dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan baterai berkapasitas besar sekitar 7.600 mAh.

Untuk sektor visual, iQOO 15R dikabarkan membawa layar OLED 6,59 inci beresolusi 1.5K. Di sektor kamera, sensor utama 200 MP dengan OIS disebut menjadi andalan.

Sementara itu, lini Vivo V70 disebut akan melanjutkan fokus pada kemampuan kamera. Seri ini tetap mengandalkan kolaborasi dengan Zeiss untuk kebutuhan fotografi.

Varian Vivo V70 FE juga menarik perhatian setelah lolos sertifikasi TUV. Dokumen tersebut mengungkap dukungan pengisian daya cepat hingga 90 watt serta sistem operasi berbasis Android 16.

Di segmen entry-level, Vivo Y31d hadir dengan spesifikasi yang terbilang menonjol. Ponsel ini dibekali baterai BlueVolt 7.200 mAh dengan fast charging 44 watt.

Tak hanya unggul di daya, Vivo Y31d juga mengantongi sertifikasi ketahanan tinggi. Perangkat ini telah memenuhi standar IP69+ dan MIL-STD 810H untuk penggunaan di kondisi ekstrem.

Dari sisi harga, iQOO 15R diperkirakan dibanderol di kisaran Rp6,5 juta hingga Rp7,5 juta. Sementara Vivo V70 FE diprediksi berada di rentang Rp4,5 juta-Rp5,5 juta dan iQOO Z11x 5G sekitar Rp2,8 juta-Rp3,5 juta.

Vivo mendaftarkan berbagai lini produk sekaligus dinilai sebagai strategi agresif. Persaingan pasar smartphone Indonesia pada awal 2026 pun diperkirakan akan semakin ketat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.