OPPO Find N5 Hadirkan Pengalaman Multitasking Seperti PC

AKURAT.CO OPPO Indonesia menghadirkan OPPO Find N5, smartphone lipat yang menawarkan pengalaman multitasking seperti komputer. Dilengkapi fitur AI dan ColorOS 15, perangkat ini mendukung kerja lebih efisien.
Salah satu fitur unggulan OPPO Find N5 adalah Boundless View, yang membuat pengguna dapat membuka hingga tiga aplikasi secara bersamaan. Fitur ini memanfaatkan layar besar 8,12 inci untuk pengalaman multitasking.
OPPO Find N5 tidak hanya menampilkan aplikasi dalam split-screen, tetapi juga menawarkan tampilan baru. Selain itu, perangkat ini memberikan saran cerdas untuk kombinasi aplikasi yang sering digunakan bersamaan.
"Saat pengguna membuka dua aplikasi berulang kali, ColorOS 15 akan secara otomatis menyarankan kombinasi split-screen agar lebih efisien," jelas Arga Simanjuntak, selaku Head of Public Relations OPPO Indonesia, saat bincang media yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).
OPPO Find N5 juga dilengkapi teknologi AI untuk mempermudah pekerjaan. Fitur AI Recording Summary merangkum hasil rapat, sementara AI Call Summary menyusun ringkasan percakapan telepon menjadi daftar tugas.
"Fitur ini dirancang agar pengguna tetap fokus saat berdiskusi tanpa khawatir kehilangan informasi penting," tambah Arga.
Fitur lainnya adalah dual-screen translation yang dapat membuat terjemahan dua arah secara real-time hanya dengan melipat sebagian layar. Pengguna cukup mengucapkan kalimat, dan layar cover akan menampilkan terjemahannya secara instan.
OPPO juga memperkenalkan O+ Connect untuk pengguna Mac. Fitur ini membuat pengguna dapat mengakses file Find N5 dari Mac, mengirim file, melihat foto, hingga mengendalikan Mac dari jarak jauh melalui FlexForm Mode.
"Find N5 bisa mengontrol Mac dari kota berbeda selama terhubung ke akun yang sama. Ini menciptakan konektivitas lintas ekosistem yang seamless bagi pengguna Android dan Apple," ungkap Arga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









