Menjelang Usia Keenam, Bipang Ambawang Perluas Jangkauan Sambil Perkenalkan Kuliner Dayak ke Masyarakat

AKURAT.CO Menjelang hari jadinya yang keenam pada 3 November 2026, Bipang Ambawang terus memperluas jangkauan dengan membuka outlet kelima di Green Lake City yang dijadwalkan beroperasi mulai 31 Juli mendatang.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kuliner khas Dayak, Kalimantan Barat, kepada masyarakat yang lebih luas.
Didirikan pada 2020 oleh Juniarto, Bipang Ambawang berawal dari keinginan menghadirkan kembali cita rasa khas kampung halaman di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Restoran ini mengangkat berbagai hidangan khas Dayak yang sebelumnya belum banyak dikenal di luar Kalimantan.
Founder Bipang Ambawang, Juniarto, mengatakan, sejak awal restorannya tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha kuliner tetapi juga membawa misi mengenalkan kekayaan kuliner Dayak kepada masyarakat Indonesia.
"Sejak awal saya ingin kuliner Dayak tidak hanya dikenal oleh masyarakat Dayak sendiri tetapi juga bisa dinikmati semua kalangan. Kami percaya makanan tradisional memiliki potensi untuk diterima lebih luas tanpa kehilangan identitas budayanya," ujar Juniarto, melalui keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Kuliner Populer di Balikpapan yang Wajib Dikunjungi!
Menurutnya, penerimaan masyarakat terhadap sejumlah menu khas Dayak menunjukkan bahwa kuliner daerah memiliki peluang berkembang di pasar nasional. Salah satu menu yang kini menjadi favorit pelanggan adalah Daukng Manggala Tutuk, hidangan pendamping khas Dayak yang sebelumnya relatif belum dikenal di luar Kalimantan.
Saat ini Bipang Ambawang telah hadir di Ambawang, Pontianak, East Coast Pantai Indah Kapuk, I.D.D Pantai Indah Kapuk 2, Hampton Square Gading Serpong, serta akan segera membuka outlet di Green Lake City.
Selain memperluas jaringan restoran, Bipang Ambawang juga mengangkat unsur budaya Dayak melalui konsep restorannya. Sejumlah outlet mengusung konsep Heritage dengan nuansa budaya Dayak, sementara outlet lainnya menggunakan konsep Signature yang lebih modern.
Perusahaan juga melibatkan sumber daya manusia dari komunitas Dayak dalam operasional restoran. Saat ini sekitar 70 persen karyawan Bipang Ambawang merupakan putra-putri Dayak yang mendapatkan pelatihan mengenai pelayanan, kebersihan, dan standar operasional restoran.
Menurut Juniarto, langkah tersebut dilakukan agar pengenalan budaya Dayak tidak hanya melalui makanan tetapi juga melalui kualitas pelayanan.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Blueprint Bawa Kuliner Lokal ke Mancanegara
"Kami ingin masyarakat mengenal budaya Dayak bukan hanya dari kulinernya, tetapi juga melalui keramahan dan profesionalisme orang-orang yang bekerja di dalamnya," ujarnya.
Memasuki tahun keenam, Bipang Ambawang berharap semakin banyak pelaku industri kuliner yang turut memperkenalkan masakan khas Dayak kepada masyarakat Indonesia.
"Harapan kami sederhana, semakin banyak kuliner Dayak hadir di berbagai kota sehingga masyarakat semakin mudah mengenal kekayaan budaya Kalimantan Barat. Kami juga menggunakan bahasa Dayak dalam penamaan berbagai menu sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan bahasa daerah," jelas Juniarto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini



