Jangan Salah! Inilah 5 Kesalahan Saat Mengolah Daging Kurban

AKURAT.CO Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan melimpahnya persediaan daging kurban, baik itu daging sapi, kambing, maupun domba.
Momen ini tentu menjadi waktu yang dinanti-nanti untuk berkumpul bersama keluarga sambil menikmati hidangan spesial seperti rendang, sate, gulai, atau tongseng.
Baca Juga: Cara Pembagian Daging Kurban yang Benar Menurut Islam, Cek Aturan Proporsinya!
Namun, mengolah daging kurban ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan. Akibat teknik yang keliru, daging yang seharusnya lezat dan bergizi justru bisa menjadi alot, berbau prengus, atau bahkan kehilangan nutrisinya.
Agar hidangan Anda sukses besar, hindari 5 kesalahan saat mengolah daging kurban berikut ini.
1. Mencuci Daging Kurban Sebelum Disimpan
Ini adalah kesalahan klasik yang paling sering dilakukan. Banyak orang merasa daging kurban "kotor" karena proses penyembelihan yang dilakukan di area terbuka, lalu langsung mencucinya di bawah air mengalir sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
Mengapa Ini Salah? Mencuci daging mentah justru akan menyebarkan bakteri (seperti Salmonella atau E. coli) ke permukaan daging yang lain serta ke peralatan dapur melalui cipratan air.
Selain itu, air yang meresap akan membuat daging menjadi lebih cepat busuk saat disimpan di freezer.
Solusinya: Cukup bersihkan kotoran yang menempel (seperti bulu atau tanah) menggunakan tisu dapur bersih dengan cara ditepuk-tepuk, lalu segera kemas dalam wadah kedap udara untuk disimpan. Cuci daging saat Anda akan langsung memasaknya.
2. Memotong Daging Searah Serat
Pernahkah Anda memasak daging kurban dalam waktu lama tetapi teksturnya tetap alot seperti karet? Bisa jadi kesalahannya terletak pada cara Anda memotong daging tersebut.
Mengapa Ini Salah? Memotong daging mengikuti arah serat (searah serat) akan membuat serat-serat daging tetap panjang dan utuh. Akibatnya, daging akan menjadi sangat keras dan sulit dikunyah setelah dimasak.
Solusinya: Selalu potong daging dengan arah melintang atau melawan arah serat. Teknik memotong melawan serat ini berfungsi untuk memutuskan jaringan otot daging, sehingga teksturnya menjadi jauh lebih empuk dan bumbu dapat meresap sempurna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







